Implementasi Sistem Biaya Proses yang terintegrasi dengan Sistem Perencanaan Sumber Daya Perusahaan (ERP)

Ilustrasi by AI

Jakarta Sistem ERP Membuat Perhitungan Biaya Produksi Lebih Cepat dan Akurat di Industri Manufaktur. Penelitian yang dilakukan oleh Anneke Pratiwi1*, Suci Niawati Elisabet Sitohang2, Ira Elisabeth Meysah Sihombing3, Rismah Ayu Widodo4, Ivonny Ade Maria Tamonob5, Novi Alvionita6, Santi Alfitri7, Khofifah Nurul Aulia8 yang dipublikasikan pada Januari 2026 di Contemporary Journal of Applied Sciences (CJAS).

Penelitian yang dilakukan oleh Anneke Pratiwi1*, Suci Niawati Elisabet Sitohang2, Ira Elisabeth Meysah Sihombing3, Rismah Ayu Widodo4, Ivonny Ade Maria Tamonob5, Novi Alvionita6, Santi Alfitri7, Khofifah Nurul Aulia8 menegaskan bahwa integrasi ERP mampu mengurangi kesalahan input manual, mempercepat pelaporan biaya produksi, serta meningkatkan transparansi aliran biaya antar departemen—faktor penting bagi perusahaan manufaktur yang beroperasi dengan produksi massal dan berkelanjutan.

ERP: Sistem Terintegrasi yang Menghubungkan Produksi, Gudang, dan Akuntansi

Dalam penelitian ini, ERP dijelaskan sebagai sistem informasi terpadu yang menyatukan fungsi inti perusahaan—mulai dari produksi, persediaan, pembelian, hingga keuangan—dalam satu platform dengan database terpusat.

Dengan ERP, data dari aktivitas produksi dapat langsung tercatat dan dibaca lintas departemen secara real time.

Penelitian menekankan bahwa ERP berfungsi sebagai single source of truth, yaitu satu sumber data utama yang mengurangi konflik informasi antar bagian.

Integrasi ERP Membuat Perhitungan Biaya Produksi Otomatis dan Real Time

Temuan utama penelitian menunjukkan bahwa ketika process costing terintegrasi dengan ERP, maka:

  • biaya bahan baku,
  • biaya tenaga kerja langsung,
  • dan biaya overhead pabrik

dapat dicatat otomatis mengikuti alur produksi.

ERP menghubungkan modul-modul seperti:

  • Production Planning (PP),
  • Materials Management (MM),
  • Controlling (CO),
  • dan Financial Accounting (FI).

Melalui integrasi ini, biaya yang sebelumnya harus direkap manual dapat dihitung secara otomatis, termasuk perhitungan biaya per unit.

Penelitian menegaskan bahwa otomatisasi ini:

  • mengurangi kesalahan input,
  • mempercepat pelaporan,
  • dan meningkatkan akurasi informasi biaya produksi.

ERP Memperkuat Audit Trail dan Transparansi Antar Departemen

Salah satu manfaat penting yang disorot adalah peningkatan transparansi.

Dalam sistem manual, aliran biaya antar departemen sering sulit dilacak karena data tersebar di banyak dokumen atau aplikasi.

Namun, ERP memungkinkan setiap transaksi memiliki jejak yang jelas (audit trail), sehingga:

  • proses audit lebih mudah,
  • kontrol biaya lebih kuat,
  • dan manajemen dapat memonitor varians biaya secara lebih cepat.

ERP Tidak Hanya untuk Perusahaan Besar: Ada Alternatif untuk UMKM

Penelitian ini juga menyinggung bahwa ERP tidak selalu berarti sistem mahal seperti SAP atau Oracle.

Beberapa ERP yang disebut sebagai alternatif lebih sederhana untuk perusahaan kecil-menengah adalah:

  • Odoo
  • Zahir ERP

Sementara untuk perusahaan besar, sistem seperti SAP dan Oracle dinilai unggul karena memiliki modul controlling dan production planning yang sangat kompleks.

Dampak bagi Dunia Industri: Keputusan Lebih Cepat, Data Lebih Bisa Dipercaya

Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa integrasi ERP dalam sistem biaya proses membawa dampak nyata pada:

  • efisiensi operasional,
  • percepatan proses closing laporan,
  • peningkatan kualitas informasi biaya,
  • serta dukungan keputusan manajerial yang lebih tepat waktu.

Dengan data biaya yang real time, perusahaan lebih siap melakukan:

  • pengendalian biaya harian,
  • evaluasi efisiensi produksi,
  • penyesuaian harga jual,
  • dan perencanaan sumber daya.

Penelitian ini juga memberi rekomendasi agar perusahaan tidak hanya membeli sistem, tetapi juga menyiapkan SDM melalui pelatihan berkelanjutan dan menjaga kualitas master data agar sistem ERP tetap menghasilkan informasi yang akurat.

Profil Singkat Penulis

  • Anneke Pratiwi -  Universitas Bina Sarana Informatika
  • Suci Niawati Elisabet Sitohang - Universitas Bina Sarana Informatika
  • Ira Elisabeth Meysah Sihombing -  Universitas Bina Sarana Informatika
  • Rismah Ayu Widodo -  Universitas Bina Sarana Informatika
  • Ivonny Ade Maria Tamonob- Universitas Bina Sarana Informatika
  • Novi Alvionita - Universitas Bina Sarana Informatika
  • Santi Alfitri -  Universitas Bina Sarana Informatika
  • Khofifah Nurul Aulia - Universitas Bina Sarana Informatika

Sumber Penelitian

Pratiwi, A., Sitohang, S. N. E., Sihombing, I. E. M., Widodo, R. A., Tamonob, I. A. M., Alvionita, N., Alfitri, S., & Aulia, K. N. (2026). Implementation of a Process Costing System integrated with an Enterprise Resource Planning (ERP) System.
Contemporary Journal of Applied Sciences (CJAS), Vol. 4 No. 1, Januari 2026, hlm. 1–10.
DOI:
https://doi.org/10.55927/cjas.v4i1.114                                                                                     URL Resmi: https://ntlformosapublisher.org/index.php/cjas


Posting Komentar

0 Komentar