Di
sektor barang konsumsi dan perdagangan, tantangan ini semakin terasa akibat
persaingan global, fluktuasi permintaan, serta tekanan biaya operasional. Tanpa
pengelolaan arus kas yang sehat, struktur utang yang seimbang, dan pemanfaatan
modal yang efisien, model bisnis digital berpotensi rapuh dan sulit bertahan
dalam jangka panjang.
Cara Penelitian Dilakukan
Penelitian ini menggunakan data kuantitatif sekunder yang bersumber dari laporan keuangan perusahaan sektor barang konsumsi dan perdagangan di Bursa Efek Indonesia tahun 2024. Peneliti menganalisis sejumlah rasio keuangan utama yang lazim digunakan dalam akuntansi manajerial, antara lain:
- Debt to Equity Ratio (DER) untuk menilai struktur permodalan dan risiko utang.
- Free Cash Flow (FCF) untuk mengukur fleksibilitas keuangan perusahaan.
- Interest Coverage Ratio (ICR) untuk melihat kemampuan perusahaan membayar beban bunga.
Melalui
perbandingan rasio-rasio tersebut, penelitian ini memetakan tingkat efisiensi,
risiko, dan kesiapan strategis masing-masing perusahaan dalam menghadapi
tantangan bisnis digital.
Gambaran Kinerja Keuangan Perusahaan
Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan di sektor ini sangat beragam, dengan implikasi langsung terhadap keberlanjutan bisnis.
Perusahaan dengan kondisi keuangan sangat kuat
TCID memiliki likuiditas tinggi dan risiko gagal bayar yang sangat rendah, meskipun struktur modalnya dinilai terlalu konservatif sehingga berpotensi menghambat ekspansi.
UNTR menonjol dengan arus kas sangat besar, pengelolaan utang yang terkendali, serta kemampuan membayar bunga yang tinggi, menjadikannya salah satu perusahaan paling siap untuk pertumbuhan jangka panjang.
SONA berada dalam kondisi keuangan yang sangat sehat dengan likuiditas tinggi dan risiko finansial minimal, sehingga dinilai siap melakukan ekspansi.
Perusahaan dengan risiko yang masih terkendali
KOBX memiliki tingkat utang yang tinggi, namun arus kas dan laba menunjukkan bahwa utang tersebut masih produktif dan terkelola dengan baik.
RANC mencerminkan struktur modal yang agresif dengan risiko menengah hingga tinggi, sehingga memerlukan pengawasan ketat terhadap stabilitas laba.
MAPI dan MIDI berada dalam kondisi keuangan yang sehat, meskipun MAPI perlu menjaga konsistensi laba agar fleksibilitas keuangannya tetap terjaga.
Perusahaan yang membutuhkan perhatian strategis
ECII memiliki struktur modal yang relatif sehat, tetapi kemampuan membayar bunga sangat terbatas, sehingga perlu segera meningkatkan profitabilitas.
RALS sangat likuid dan aman dari risiko gagal bayar, namun dinilai terlalu berhati-hati dalam memanfaatkan utang, yang berpotensi membuat peluang pertumbuhan terlewatkan.
Dampak bagi Keberlanjutan Model Bisnis Digital
Temuan penelitian ini memiliki implikasi penting bagi dunia usaha, khususnya dalam era digital:
- Teknologi harus didukung disiplin keuangan. Inovasi digital tidak akan berkelanjutan tanpa arus kas yang sehat dan struktur utang yang seimbang.
- Penggunaan utang harus terukur. Leverage dapat mempercepat pertumbuhan, tetapi jika berlebihan akan mengurangi fleksibilitas keuangan.
- Transparansi meningkatkan kepercayaan pasar. Laporan keuangan yang jelas, ditambah pengungkapan non-keuangan seperti ESG, memperkuat kepercayaan investor.
- Integrasi strategi dan akuntansi memperkuat daya saing. Perusahaan yang menyelaraskan strategi bisnis dengan sistem akuntansi manajerial lebih siap menghadapi ketidakpastian ekonomi.
Profil Penulis
Dina Nadiyah Faiqoh, S.E., M.Ak.
Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Lampung
bidang keahlian: akuntansi manajerial
dan analisis keuangan.
Harto, S.E., M.M.
Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Lampung
bidang keahlian: manajemen keuangan dan
pengambilan keputusan strategis.
Lulut Ismaya, S.E., M.M.
Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Lampung
bidang keahlian: fokus pada strategi bisnis dan
manajemen digital.
Sumber Penelitian
Dina Nadiyah Faiqoh, Harto, Lulut Ismaya. Analysis of Strategy Strengthening Based on Managerial Accounting as a Determining Factor of the Sustainability of Digital Business Models. Asian Journal of Management Analytics, Vol. 5 No. 1, hlm. 171-180.2026.
DOI : https://doi.org/10.55927/ajma.v5i1.16117
URL Resmi: https://journal.formosapublisher.org/index.php/ajma

0 Komentar