Gagasan Mizanocene: Akademisi Indonesia Tawarkan Konsep Keseimbangan Kosmis Islam Tanggapi Krisis Iklim Global
Para akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto memperkenalkan konsep filosofis baru bernama Mizanocene sebagai gagasan tandingan atas dominasi teori rekayasa lingkungan global berbasis pemikiran Barat
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perdebatan global mengenai penamaan era krisis ekologi modern
Untuk merumuskan gagasan ini, tim peneliti menggunakan metode analisis konten kualitatif terhadap lima fatwa lingkungan yang diterbitkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dari tahun 2011 hingga 2023
Kajian tersebut mengungkapkan temuan utama yang menunjukkan evolusi signifikan pada respon hukum Islam dan praktik keagamaan di Indonesia:
- Lompatan Skala Fatwa Lingkungan: Fatwa lingkungan MUI mengalami perluasan objek hukum, dari yang semula berfokus pada masalah lokal penambangan ramah lingkungan pada tahun 2011, pelestarian satwa langka dan pengelolaan sampah pada 2014, pembakaran hutan dan lahan pada 2016, hingga Fatwa No. 86 Tahun 2023 yang mengatur pengendalian perubahan iklim secara global
. - Gap Antara Teks dan Praktik: Praktik ekologi di lapangan terkadang bergerak lebih cepat daripada perumusan hukum fikih formal
. Sebagai contoh, Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan telah menerapkan integrasi pengelolaan ekonomi, sosial, dan lingkungan (triple bottom line) yang belum terwadahi secara eksplisit dalam teks fikih klasik . - Integritas Konsep Mizanocene: Krisis ekologi dunia tidak hanya dipahami sebagai akibat dari dorongan ekonomi atau kesalahan spesies manusia semata, melainkan sebagai bentuk perusakan (fasad fi al-ard) akibat hilangnya amanah manusia sebagai pengelola bumi (khalifah) dalam menjaga keseimbangan kosmis (mizan) yang telah ditetapkan Tuhan
.
Implikasi dari penelitian ini sangat signifikan bagi perumusan kebijakan publik, dunia pendidikan, dan agenda pembangunan berkelanjutan
Profil Penulis:
- Supriyanto, S.H.I., M.Si. (atau akademisi terkait) adalah peneliti dan dosen di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia, yang berfokus pada bidang filsafat Islam dan hukum lingkungan
. - Dr. Kholid Mawardi, S.Ag., M.Si. adalah akademisi dan peneliti di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto dengan keahlian di bidang sosiologi agama dan studi Islam
. - Zein Muchamad Masykur, M.Si. adalah peneliti dan akademisi di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto yang mendalami bidang pemikiran Islam dan kebudayaan
.
Sumber Penelitian
- Penulis: Supriyanto, Mawardi, K., & Masykur, Z. M. (2026).
- Judul Artikel: Welcome to the Mizanocene: Toward an Islamic Philosophical Countermodel to the Anthropocene from Environmental Fatwas and Eco-Pesantren Praxis.
- International Journal of Contemporary Sciences (IJCS), Vol. 4, No. 9, hlm. 2309-2332
. - DOI:
https://doi.org/10.55927/2k3zgg17 URL Jurnal: https://journalijcs.my.id/index.php/ijcs

0 Komentar