Pengaruh Kinerja Pariwisata terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Gambar Ilustrasi AI

FORMOSA NEWS - Medan - Riset Terbaru Ungkap Kunjungan Wisatawan Asing dan Okupansi Hotel Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Penelitian yang dilakukan oleh Nurul Febriani Br. Regar bersama rekan-rekannya, yaitu Ayu Angelina Pasaribu, Siti Maisyarah, dan Yosie Gabriela Panjaitan dari Universitas Senior Medan dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) edisi Vol. 5 No. 9 Tahun 2026 menyoroti bahwa Penelitian ini sangat krusial untuk merumuskan strategi pemulihan ekonomi pascapandemi serta mengoptimalkan kontribusi sektor pariwisata secara berkelanjutan.

Dinamika Pariwisata dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama keberhasilan pembangunan suatu negara yang dicerminkan melalui peningkatan kemampuan memproduksi barang, jasa, serta kenaikan pendapatan masyarakat. Di Indonesia, sektor pariwisata diandalkan sebagai strategi strategis untuk membuka lapangan kerja baru, menarik investasi asing, dan menggenjot Produk Domestik Bruto (PDB). Kendati demikian, hantaman pandemi COVID-19 sempat melumpuhkan sektor ini dan memicu fluktuasi tajam pada jumlah kunjungan wisatawan. Menjawab kebutuhan evaluasi mendalam, tim peneliti dari Universitas Senior Medan menyoroti perlunya pengujian empiris terhadap sejauh mana tiga indikator utama—jumlah wisatawan asing, tingkat penghunian hotel bintang, dan kontribusi pariwisata terhadap PDB—benar-benar berdampak nyata terhadap ekspansi ekonomi nasional.

Pendekatan Kuantitatif dan Analisis Data Panel
Dalam mengungkap fakta di balik data, studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode regresi data panel statis (Static Data Panel Regression). Penelitian ini menggabungkan data lintas wilayah (cross-regional) dari 34 provinsi di Indonesia dalam rentang waktu enam tahun (2019–2025), menghasilkan total 238 observasi pengamatan yang solid. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak statistik EViews 10 melalui serangkaian pengujian model yang ketat, meliputi Common Effect Model, Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM), serta didukung oleh uji spesifikasi model seperti Uji Chow, Uji Hausman, dan Lagrange Multiplier yang menetapkan Fixed Effect Model sebagai pendekatan optimal.

Temuan Utama: Wisatawan Asing dan Hotel Bintang Jadi Penggerak Utama
Hasil analisis statistik memberikan sejumlah temuan penting yang memetakan ulang peran pariwisata dalam perekonomian Indonesia:

  • Lonjakan Wisatawan Asing Dongkrak Ekonomi: Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara terbukti memberikan dampak positif dan sangat signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien regresi sebesar 5,1725 ($p < 0,01$). Semakin tinggi arus kunjungan wisatawan asing, semakin besar pula perputaran uang melalui pengeluaran perjalanan, akomodasi, konsumsi, dan jasa pendukung.
  • Okupansi Hotel Bintang Berperan Positif: Tingkat penghunian kamar hotel berbintang juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap ekspansi ekonomi dengan koefisien 0,1189 ($p < 0,01$). Tingginya tingkat okupansi mencerminkan semaraknya aktivitas bisnis dan rekreasi yang mendongkrak pendapatan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, dan perdagangan lokal.
  • Kontribusi PDB yang Membutuhkan Evaluasi: Di sisi lain, kontribusi pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat memiliki hubungan negatif dan tidak signifikan dalam model statistik selama periode pengamatan tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa perhitungan konvensional PDB pariwisata memerlukan integrasi struktural yang lebih mendalam agar dampaknya terhadap kesejahteraan riil masyarakat lebih optimal.
Secara simultan, ketiga komponen pariwisata ini secara kolektif menyumbang pengaruh besar hingga 66,54% ($R^2 = 0,6654$) terhadap variasi pertumbuhan ekonomi di Indonesia, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal di luar model penelitian.

Implikasi Kebijakan dan Manfaat bagi Masyarakat
Temuan riset ini membawa implikasi strategis bagi para pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, daerah, maupun pelaku industri pariwisata. Nurul Febriani Br. Regar dan tim menegaskan bahwa pemerintah perlu lebih agresif dalam memperkuat promosi pariwisata internasional, memperluas pembangunan infrastruktur destinasi unggulan, serta meningkatkan kualitas layanan perhotelan demi menjaga tingkat okupansi kamar tetap tinggi. Selain itu, sinergi lintas sektor dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), industri kreatif, serta sektor perdagangan harus diperkuat agar nilai tambah pariwisata benar-benar mengalir langsung ke kantong masyarakat lokal.

Profil Penulis
Nurul Febriani Br. Regar, S.E., M.Si. (Penulis Utama / Korespondensi) – Akademisi dan peneliti di bidang ilmu ekonomi dan pembangunan pariwisata Universitas Senior Medan.
Ayu Angelina Pasaribu, S.E., M.Sc. – Peneliti di bidang ekonomi makro dan kebijakan publik Universitas Senior Medan.
Siti Maisyarah, S.Stat., M.E. – Peneliti di bidang statistik ekonomi dan analisis data regional Universitas Senior Medan.
Yosie Gabriela Panjaitan, S.Tr.Par., M.Par. – Peneliti di bidang manajemen pariwisata dan sistem industri pariwisata Universitas Senior Medan.

Sumber Penelitian
Nurul Febriani Br. Regar, Ayu Angelina Pasaribu, Siti Maisyarah, Yosie Gabriela Panjaitan. The Influence of Tourism Performance on Economic Growth in Indonesia (Pengaruh Kinerja Pariwisata terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia). Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS), Vol. 5, No. 9, 2026, halaman 2031–2042
DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v5i9.112
Tautan: https://journalfjas.my.id/index.php/fjas

Posting Komentar

0 Komentar