Fenomena pergeseran pola konsumsi masyarakat modern saat ini tidak dapat dilepaskan dari kemudahan aksesibilitas platform e-commerce. Kehadiran aplikasi belanja daring telah meruntuhkan batasan ruang dan waktu, memungkinkan transaksi diselesaikan hanya dalam hitungan detik. Di tengah persaingan pasar digital yang ketat, Shopee tetap menjadi salah satu primadona utama berkat antarmuka yang ramah pengguna, kelengkapan produk, serta berbagai fitur pendukung transaksi
Untuk membedah fenomena ini secara ilmiah, tim peneliti dari Universitas Senior Medan merancang investigasi kuantitatif berdesain asosiatif kausal
Hasil analisis empiris mengungkapkan temuan yang sangat menarik sekaligus menjadi peringatan dini bagi dunia pendidikan tinggi. Berdasarkan pengujian statistik, variabel intensitas penggunaan aplikasi Shopee terbukti memiliki pengaruh positif yang sangat signifikan terhadap eskalasi perilaku konsumtif mahasiswa, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,480 dan tingkat signifikansi 0,000
Sebaliknya, temuan berbeda dicatat pada variabel strategi promosi. Pengujian parsial menunjukkan bahwa promosi seperti diskon, voucher, maupun flash sale tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap perilaku konsumtif, dengan nilai signifikansi berada di angka 0,054 (di atas ambang batas kritis 0,05)
Temuan ini memberikan implikasi luas bagi dunia pendidikan, keluarga, dan para pembuat kebijakan di institusi pendidikan. Tim peneliti Universitas Senior Medan menegaskan bahwa akar utama dari pembengkakan pengeluaran mahasiswa bukanlah semata-mata karena tergiur oleh iming-iming diskon atau potongan harga, melainkan akibat terbentuknya habituasi atau kebiasaan interaksi digital yang terlalu tinggi
Sebagai bentuk respons atas temuan tersebut, para peneliti merekomendasikan agar kalangan mahasiswa mulai membangun kesadaran diri yang kritis terhadap kebiasaan digital mereka
Penelitian lanjutan juga disarankan untuk memperluas cakupan variabel dengan melibatkan faktor-faktor psikologis lainnya, seperti tingkat kontrol diri (self-control), gaya hidup hedonis, pengaruh influencer, hingga adopsi layanan pembayaran tunda (paylater), guna memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dinamika ekonomi digital di kalangan generasi muda
Profil Peneliti
Ayu Maulida Fitri, S.E., M.Si. (Peneliti Utama / Korespondensi) – Universitas Senior Medan. Bidang keahlian: Ekonomi Digital dan Perilaku Konsumen
Yosie Gabriela Panjaitan, S.M., M.M. – Universitas Senior Medan. Bidang keahlian: Manajemen Pemasaran dan E-Commerce
Siti Maisyarah, S.E., M.E. – Universitas Senior Medan. Bidang keahlian: Ilmu Ekonomi dan Teori Mikroekonomi
Nurmasyahyati, S.Sos., M.I.Kom. – Universitas Senior Medan. Bidang keahlian: Studi Kuantitatif dan Perilaku Organisasi
Sumber Penelitian
Ayu Maulida Fitri, Yosie Gabriela Panjaitan, Siti Maisyarah, Nurmasyahyati. The Effect of Usage Intensity and Promotions on Shopee E-Commerce on Consumer Behavior Students at the Al-Hilal Sigli College of Tarbiyah, 2025 (Judul Bahasa Indonesia: Pengaruh Intensitas Penggunaan dan Promosi pada E-Commerce Shopee terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Tahun 2025)
DOI:
URL Resmi Jurnal:

0 Komentar