Pengaruh Intensitas Penggunaan dan Promosi di Platform E-Commerce Shopee terhadap Perilaku Konsumen Mahasiswa di Sekolah Tinggi Tarbiyah Al-Hilal Sigli, 2025

Gambar Ilustrasi AI

FORMOSA NEWS - Medan - Durasi, Bukan Diskon: Intensitas Belanja di Shopee Picu Perilaku Konsumtif Mahasiswa. Penelitian yang dilakukan oleh Ayu Maulida Fitri bersama rekan-rekannya, Yosie Gabriela Panjaitan, Siti Maisyarah, dan Nurmasyahyati dari Universitas Senior Medan dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) edisi Vol. 5 No. 9 Tahun 2026 menyoroti bahwa tengah meningkatnya tren gaya hidup digital di kalangan akademisi muda, khususnya mahasiswa perguruan tinggi keagamaan.

Fenomena pergeseran pola konsumsi masyarakat modern saat ini tidak dapat dilepaskan dari kemudahan aksesibilitas platform e-commerce. Kehadiran aplikasi belanja daring telah meruntuhkan batasan ruang dan waktu, memungkinkan transaksi diselesaikan hanya dalam hitungan detik. Di tengah persaingan pasar digital yang ketat, Shopee tetap menjadi salah satu primadona utama berkat antarmuka yang ramah pengguna, kelengkapan produk, serta berbagai fitur pendukung transaksi
. Kendati demikian, kemudahan akses ini membawa sisi gelap berupa eskalasi budaya konsumerisme yang kerap menjerat kalangan muda, termasuk mahasiswa.

Untuk membedah fenomena ini secara ilmiah, tim peneliti dari Universitas Senior Medan merancang investigasi kuantitatif berdesain asosiatif kausal. Studi ini melibatkan sebanyak 86 responden mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli yang dipilih dari populasi total 603 mahasiswa menggunakan teknik purposive sampling dan perhitungan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert. Data yang terkumpul kemudian diuji melalui serangkaian tahapan statistik, meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, hingga analisis pemodelan regresi linear berganda untuk mengukur sejauh mana intensitas penggunaan dan strategi promosi memengaruhi kecenderungan perilaku konsumtif.

Hasil analisis empiris mengungkapkan temuan yang sangat menarik sekaligus menjadi peringatan dini bagi dunia pendidikan tinggi. Berdasarkan pengujian statistik, variabel intensitas penggunaan aplikasi Shopee terbukti memiliki pengaruh positif yang sangat signifikan terhadap eskalasi perilaku konsumtif mahasiswa, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,480 dan tingkat signifikansi 0,000
. Artinya, semakin sering dan semakin lama seorang mahasiswa menghabiskan waktu untuk bernavigasi dan menjelajahi platform belanja, semakin tinggi pula dorongan mereka untuk melakukan pembelian yang bersifat impulsif dan berlebihan.

Sebaliknya, temuan berbeda dicatat pada variabel strategi promosi. Pengujian parsial menunjukkan bahwa promosi seperti diskon, voucher, maupun flash sale tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap perilaku konsumtif, dengan nilai signifikansi berada di angka 0,054 (di atas ambang batas kritis 0,05)
. Kendati demikian, pengujian secara simultan (uji F) membuktikan bahwa intensitas penggunaan dan promosi secara bersama-sama memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap perilaku konsumtif dengan nilai koefisien determinasi ($R^2$) mencapai 60,4%. Angka ini mengindikasikan bahwa 60,4% variasi perilaku konsumtif mahasiswa dijelaskan oleh kedua faktor tersebut, sementara 39,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal di luar model penelitian.

Temuan ini memberikan implikasi luas bagi dunia pendidikan, keluarga, dan para pembuat kebijakan di institusi pendidikan. Tim peneliti Universitas Senior Medan menegaskan bahwa akar utama dari pembengkakan pengeluaran mahasiswa bukanlah semata-mata karena tergiur oleh iming-iming diskon atau potongan harga, melainkan akibat terbentuknya habituasi atau kebiasaan interaksi digital yang terlalu tinggi. Ketika seseorang terbiasa membuka aplikasi belanja secara terus-menerus—bahkan hanya untuk mengisi waktu luang—otak manusia secara psikologis akan terstimulasi untuk mencari kepuasan instan, yang berujung pada keputusan pembelian barang-barang yang sebenarnya tidak krusial bagi kebutuhan dasar.

Sebagai bentuk respons atas temuan tersebut, para peneliti merekomendasikan agar kalangan mahasiswa mulai membangun kesadaran diri yang kritis terhadap kebiasaan digital mereka. Mahasiswa diimbau untuk menerapkan kompensasi rasional dengan cara mengevaluasi kembali kebutuhan riil sebelum melakukan transaksi, menghitung kapasitas finansial secara cermat, serta membatasi durasi harian dalam mengakses aplikasi belanja daring. Selain itu, institusi pendidikan disarankan untuk memperkuat program edukasi literasi keuangan digital guna membentengi mahasiswa dari jeratan gaya hidup konsumtif yang berpotensi merusak stabilitas keuangan masa depan mereka.

Penelitian lanjutan juga disarankan untuk memperluas cakupan variabel dengan melibatkan faktor-faktor psikologis lainnya, seperti tingkat kontrol diri (self-control), gaya hidup hedonis, pengaruh influencer, hingga adopsi layanan pembayaran tunda (paylater), guna memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dinamika ekonomi digital di kalangan generasi muda.

Profil Peneliti
Ayu Maulida Fitri, S.E., M.Si. (Peneliti Utama / Korespondensi) – Universitas Senior Medan. Bidang keahlian: Ekonomi Digital dan Perilaku Konsumen.
Yosie Gabriela Panjaitan, S.M., M.M. – Universitas Senior Medan. Bidang keahlian: Manajemen Pemasaran dan E-Commerce.
Siti Maisyarah, S.E., M.E. – Universitas Senior Medan. Bidang keahlian: Ilmu Ekonomi dan Teori Mikroekonomi.
Nurmasyahyati, S.Sos., M.I.Kom. – Universitas Senior Medan. Bidang keahlian: Studi Kuantitatif dan Perilaku Organisasi.

Sumber Penelitian
Ayu Maulida Fitri, Yosie Gabriela Panjaitan, Siti Maisyarah, Nurmasyahyati. The Effect of Usage Intensity and Promotions on Shopee E-Commerce on Consumer Behavior Students at the Al-Hilal Sigli College of Tarbiyah, 2025 (Judul Bahasa Indonesia: Pengaruh Intensitas Penggunaan dan Promosi pada E-Commerce Shopee terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Tahun 2025). Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS), Vol. 5, No. 9, 2026, hlm. 2043–2060.
DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v5i9.113.
URL Resmi Jurnal: https://journalfjas.my.id/index.php/fjas.

Posting Komentar

0 Komentar