Pengelolaan anggaran daerah di Indonesia masih menghadapi tantangan serius, di mana alokasi dana besar tidak selalu menjamin keberhasilan realisasi program pembangunan di tingkat provinsi. Temuan tersebut diungkapkan oleh Dirmansyah Darwin dan Mahrani dari Universitas Negeri Makassar melalui riset komprehensif yang menganalisis kinerja anggaran di 34 provinsi sepanjang tahun 2024
Tantangan Desentralisasi dan Pengeluaran Pemerintah
Dalam sistem desentralisasi fiskal, pemerintah daerah diberikan kewenangan penuh untuk menentukan prioritas pembangunan berdasarkan karakteristik wilayahnya
Metodologi Penelitian Berbasis Komparasi Regional
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis komparatif antarwilayah
Temuan Utama: Kontras Antara Sektor Pendidikan dan Kesehatan
Berdasarkan agregasi data dari 34 provinsi dengan total anggaran fungsi pembangunan mencapai Rp380,08 triliun, alokasi terbesar didominasi oleh sektor pelayanan umum (Rp139,60 triliun), pendidikan (Rp106,63 triliun), dan ekonomi (Rp59,56 triliun)
- Sektor Pendidikan Menjadi yang Paling Efektif: Fungsi pendidikan mencatatkan tingkat implementasi tertinggi dengan rasio efektivitas mencapai 100,11%, menunjukkan konsistensi kuat dalam investasi sumber daya manusia
. - Sektor Kesehatan Mengalami Kesenjangan Terbesar: Alokasi anggaran kesehatan sebesar Rp41,41 triliun hanya terealisasi sebesar Rp12,53 triliun, menyisakan selisih atau kesenjangan anggaran mencapai Rp28,88 triliun (tingkat efektivitas hanya 30,27%)
. - Variasi Antar-Provinsi: Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Barat, dan Kepulauan Riau mencatatkan tingkat efektivitas total tertinggi, sementara beberapa wilayah lain masih menghadapi hambatan administratif dan keterlambatan eksekusi program
. - Kinerja Regional: Secara rata-rata regional, kawasan Bali dan Nusa Tenggara memimpin dengan tingkat efektivitas 101,27%, diikuti oleh Sulawesi dan Kalimantan, sedangkan wilayah Sumatra serta Maluku-Papua berada di kisaran 93% hingga 94%
.
Implikasi Kebijakan dan Peningkatan Kualitas Layanan Publik
Dirmansyah Darwin dan Mahrani menegaskan bahwa keberhasilan desentralisasi fiskal menuntut perbaikan mendasar pada kapasitas organisasi perangkat daerah
Profil Penulis
- Nama Lengkap: Dirmansyah Darwin, Mahrani
- Afiliasi Universitas: Universitas Negeri Makassar, Indonesia
- Bidang Keahlian: Manajemen Keuangan Publik, Desentralisasi Fiskal, dan Pemerintahan Daerah
Sumber Penelitian
- Judul Artikel Jurnal: Budget Effectiveness of Regional Development Functions in Indonesia: Analysis of 34 Provinces in 2024
- Nama Jurnal: International Journal of Integrated Science and Technology (IJIST)
- Tahun Publikasi: 2026
- DOI:
https://doi.org/10.59890/ijist.v4i9.50 - URL Resmi:
https://ntlmultitechpublisher.my.id/index.php/ijist
0 Komentar