Kerja Jarak Jauh Terbukti Tingkatkan Kinerja dan Produktivitas Pegawai Sektor Publik Jika Didukung Infrastruktur Digital
Sebuah studi ilmiah terbaru mengungkapkan bahwa kebijakan kerja jarak jauh (remote work) memberikan dampak positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi serta produktivitas pegawai di lembaga sektor publik
Latar Belakang dan Urgensi Kebijakan
Pergeseran model kerja pascapandemi COVID-19 telah mengubah lanskap manajemen sumber daya manusia di berbagai birokrasi dunia
Metodologi Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode survei terhadap 137 pegawai lembaga sektor publik di Indonesia yang telah menjalani sistem kerja jarak jauh minimal selama enam bulan
Temuan Utama Penelitian
Analisis data menunjukkan beberapa hasil penting mengenai efektivitas kerja jarak jauh di sektor publik:
- Peningkatan Kinerja dan Produktivitas: Kebijakan kerja jarak jauh berdampak positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja organisasi ($\beta = 0,428; p < 0,001$) serta produktivitas pegawai ($\beta = 0,391; p < 0,001$)
. - Peran Keterikatan Kerja: Keterikatan kerja memediasi sebagian (partial mediation) hubungan antara kebijakan kerja jarak jauh dan produktivitas pegawai ($\beta = 0,274; p < 0,001$)
. Fleksibilitas waktu dan tempat kerja meningkatkan semangat (vigour), dedikasi, dan fokus pegawai yang kemudian mendorong output kerja secara optimal . - Penguat Infrastruktur Digital: Kesiapan infrastruktur digital terbukti memperkuat dampak positif kebijakan kerja jarak jauh terhadap kinerja organisasi ($\beta = 0,163; p = 0,008$)
. Artinya, manfaat kerja jarak jauh akan jauh lebih maksimal pada lembaga yang memiliki konektivitas internet kuat, sistem informasi terintegrasi, dan kompetensi digital pegawai yang memadai .
Implikasi dan Dampak Nyata
Hasil penelitian ini memberikan arahan strategis bagi pemerintah dan pengambil kebijakan dalam merancang tata kelola ASN modern
Menurut Sugiyanto dan Klemens Mere dalam laporan penelitian mereka, "Kerja jarak jauh di sektor publik bukan sekadar fasilitas kenyamanan bagi pegawai, melainkan investasi strategis organisasi yang mampu memicu dorongan motivasi internal dan efisiensi kerja apabila ditopang oleh kesiapan teknologi yang matang"
Profil Penulis:
- Sugiyanto, S.E., M.M. (atau gelar akademis setara) adalah dosen dan peneliti di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) AAN Yogyakarta, Indonesia, dengan keahlian di bidang Manajemen Sektor Publik, Manajemen Sumber Daya Manusia, dan Perilaku Organisasi
. - Klemens Mere, S.E., M.Si. (atau gelar akademis setara) adalah akademisi dan peneliti di Universitas Wisnuwardhana Malang, Indonesia, yang berfokus pada studi Ilmu Administrasi Publik dan Manajemen Organisasi
.
Sumber Penelitian:
- Judul Artikel: The Impact of Remote Work Policies on Organizational Performance and Employee Productivity in Public Sector Institutional
- Nama Jurnal: International Journal of Contemporary Sciences (IJCS)
- Tahun Publikasi: 2026 (Vol. 4, No. 9, hlm. 2295-2308)
- DOI:
https://doi.org/10.55927/d1pvmm36 - URL Resmi:
https://journalijcs.my.id/index.php/ijcs

0 Komentar