Kolaborasi Quantum Learning dan Multisensory Dongkrak Kemampuan Membaca Al-Qur'an Siswa Tunarungu Hingga 90 Persen
Kombinasi metode Quantum Learning dan pendekatan multisensori terbukti secara efektif meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an bagi siswa tunarungu
Latar Belakang dan Konteks Pendidikan Inklusif
Kemampuan membaca Al-Qur'an merupakan bagian penting dari pendidikan karakter dan spiritual peserta didik Muslim, termasuk siswa yang memiliki kebutuhan khusus
Kondisi ini memicu tingkat partisipasi yang rendah dan keterbatasan literasi Al-Qur'an pada anak berkebutuhan khusus
Ringkasan Metodologi Penelitian
Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR) yang berlangsung dalam tiga siklus berturut-turut
Subjek penelitian mencakup lima siswa kelas enam (empat laki-laki dan satu perempuan) di SLB Dharma Bhakti Dharma Pertiwi pada semester pertama tahun ajaran 2025/2026
Temuan Utama Penelitian
Hasil eksperimen tindakan kelas ini menunjukkan peningkatan signifikan pada partisipasi aktif dan pencapaian akademik siswa
- Peningkatan Partisipasi Siswa: Tingkat keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran melambung dari angka 30% pada tahap pra-tindakan menjadi 90% pada akhir siklus III
. - Kenaikan Nilai Rata-rata Akademik: Kemampuan membaca Al-Qur'an siswa meningkat secara bertahap, dimulai dari rata-rata nilai pra-tindakan sebesar 61,2, naik menjadi 66,0 pada Siklus I, 72,6 pada Siklus II, dan mencapai nilai tertinggi sebesar 82,0 pada Siklus III
. - Penggunaan Metode SAVI dan TANDUR: Kerangka kerja Somatic, Auditory, Visual, Intellectual (SAVI) serta strategi TANDUR (Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, Rayakan) berhasil mengalihkan fokus pembelajaran dari hapalan pasif menjadi eksplorasi visual-kinestetik yang menyenangkan
. - Pemanfaatan Media Adaptif: Penggunaan kartu kilat (flashcard) Hijaiyyah, poster berwarna, isyarat tangan (manual signing), dan bacaan bibir (lip-reading) secara efektif mempermudah pemahaman struktur ayat
.
Implikasi dan Dampak Nyata
Penerapan kolaborasi Quantum Learning dan pendekatan multisensori ini memberikan dampak positif langsung bagi dunia pendidikan inklusif, tenaga pendidik, serta para siswa
Bagi pembuat kebijakan dan pengelola sekolah khusus, temuan ini menekankan pentingnya standarisasi nasional bahasa isyarat Al-Qur'an serta pelatihan berkelanjutan bagi guru
Sebagaimana disampaikan oleh Jimi Harianto dan tim peneliti dari STKIP Al Islam Tunas Bangsa, penggabungan strategi multisensori mampu meruntuhkan hambatan komunikasi dan mengubah ruang kelas inklusif menjadi sarana eksplorasi yang aktif serta bermakna
Profil Penulis
- Jimi Harianto, M.Pd. – Dosen dan peneliti di STKIP Al Islam Tunas Bangsa, Indonesia, dengan fokus keahlian pada pendidikan khusus dan strategi pembelajaran inklusif
. - Wita Herlina, M.Pd. – Akademisi di STKIP Al Islam Tunas Bangsa, berkonsentrasi pada pengembangan kurikulum dan pedagogi anak berkebutuhan khusus
. - Ajeng Aulia Zahra, S.Pd. – Peneliti pendidikan dasar dan inklusi di STKIP Al Islam Tunas Bangsa
. - Ida Fadilah, M.Pd. – Peneliti di STKIP Al Islam Tunas Bangsa dengan spesialisasi pengembangan media pembelajaran multisensori
. - Maulana Hasanudin, M.Pd. – Akademisi STKIP Al Islam Tunas Bangsa yang menekuni bidang pendidikan agama Islam inklusif
. - Depinnalita, S.Pd. – Peneliti dan praktisi pendidikan khusus di STKIP Al Islam Tunas Bangsa
.
Sumber Penelitian
- Judul Artikel: Efforts to Improve the Quran Reading Ability of Hearing-Impaired Students Thru Collaboration of Quantum Learning and Multisensory Approach
- Jurnal: International Journal of Contemporary Sciences (IJCS)
- Tahun Publikasi: 2026
- Volume & Halaman: Vol. 4, No. 7, Halaman 1995–2008
- DOI / URL:
/https://doi.org/10.55927/w0h8fa67 https://journalijcs.my.id/index.php/ijcs

0 Komentar