Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, terus memacu modernisasi tata kelola keuangan daerah
Sebelum adopsi transaksi nontunai, mekanisme pembayaran retribusi Rusunawa Pekerja di Kabupaten Pangkep masih sangat bergantung pada sistem manual
Metodologi dan Pendekatan Penelitian
Untuk membedah dinamika lapangan, para peneliti dari Universitas Fajar menerapkan metode deskriptif kualitatif
Temuan Utama: Kemudahan Transaksi dan Tantangan di Lapangan
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa integrasi sistem QRIS membawa perubahan signifikan pada efisiensi layanan retribusi
- Fleksibilitas Waktu dan Tempat: Penghuni kini dapat membayar retribusi kapan saja menggunakan aplikasi mobile banking atau dompet digital tanpa terikat jam kerja kantor pengelola
. - Rekapitulasi Real-Time: Data transaksi langsung tercatat secara elektronik di kas daerah, meningkatkan transparansi dan meminimalkan pencatatan ganda
. - Pangkas Waktu Layanan: Proses pembayaran nontunai berhasil menghapus antrean panjang di loket fisik
.
Kendati demikian, studi ini juga memotret sejumlah hambatan teknis dan sosial
Implikasi Kebijakan dan Dampak Sosial
Penelitian ini menegaskan bahwa digitalisasi pelayanan publik tidak hanya bertumpu pada ketersediaan teknologi, tetapi juga kesiapan ekosistem pendukung
Guna mengatasi hambatan yang ada, tim peneliti merekomendasikan beberapa langkah strategis
- Pemasangan Penguat Sinyal (Repeater): Penyediaan fasilitas Wi-Fi gratis atau penguat sinyal di titik-titik komunal Rusunawa untuk mengatasi area tanpa sinyal
. - Pengembangan Single Window System: Integrasi basis data terpadu yang menghubungkan UPTD Rusunawa, Bapenda Pangkep, dan Bank Sulselbar secara real-time
. - Layanan Digital Helpdesk Door-to-Door: Pendampingan langsung dan penyesuaian jam operasional petugas pendaftaran sesuai dengan jadwal shift kerja buruh
.
"Penerapan QRIS dalam pembayaran retribusi daerah tidak sekadar mengubah cara bertransaksi dari tunai ke nontunai, melainkan meletakkan fondasi bagi tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan efisien," ungkap Dr. Rosnaini Daga, peneliti utama dari Universitas Fajar
Profil Penulis
- Muhammad Rifat Rauf: Peneliti bidang Manajemen dan Administrasi Publik di Universitas Fajar, Makassar
. - A. Nur Insan: Peneliti dan Akademisi di Universitas Fajar, berfokus pada Tata Kelola Keuangan Daerah dan Kebijakan Publik
. - Dr. Rosnaini Daga: Dosen dan Peneliti Senior di Universitas Fajar dengan kepakaran di bidang Manajemen Pemasaran, Keuangan, dan Inovasi Pelayanan Publik
.
Sumber Penelitian
- Judul Artikel: Implementation of QRIS-Based Electronic Transaction Policies by Local Governments to Improve Efficiency in Paying Worker Housing Service Fees in Pangkajene and Islands Regency
- Nama Jurnal: International Journal of Global Sustainable Research (IJGSR)
- Tahun Publikasi: 2026 (Vol. 4, No. 8, hlm. 957-978)
- DOI:
https://doi.org/10.59890/ijgsr.v4i8.307 - URL Resmi:
https://slamultitechpublisher.my.id/index.php/ijgsr/index
0 Komentar