Gambar Ilustrasi AI

Kombinasi Siaran Langsung dan Kreator Kunci Sukses Strategi Komunikasi Pemasaran Glad2Glow di TikTok Shop

Integrasi siaran langsung (live streaming), kolaborasi kreator, serta pesan promosi yang persuasif menjadi pendorong utama keberhasilan strategi komunikasi pemasaran digital merek perawatan kulit Glad2Glow. Temuan penting ini diungkapkan dalam penelitian terbaru yang disusun oleh Riang Rafi Amru, Dhimam Abror, dan R. Ayu Erni Jusnita dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr. Soetomo. Dipublikasikan dalam Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research (MODERN) pada edisi Juli 2026, studi ini menganalisis kinerja dan pola konten akun TikTok Shop resmi @glad2glow.indo. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan komunikasi pemasaran terpadu yang menyasar perilaku belanja perempuan Generasi Z berhasil mengantarkan toko tersebut meraih peringkat pertama penjualan kategori kecantikan secara nasional di TikTok Shop Indonesia.

Latar Belakang Masalah

Transformasi digital telah mengubah lanskap pemasaran industri kecantikan di Indonesia secara signifikan. Penjualan tidak lagi bergantung pada toko fisik atau e-commerce konvensional, melainkan bergeser ke ekosistem social commerce seperti TikTok Shop. Industri kecantikan kini menyumbang hampir 40 persen dari total transaksi di TikTok Shop. Perempuan Gen Z menjadi target konsumen paling strategis karena sangat aktif di media sosial dan responsif terhadap ulasan produk serta kampanye diskon. Namun, paparan konten promosi yang intensif, penggunaan visual yang menarik, dan penawaran terbatas sering kali tidak hanya membangun minat beli, tetapi juga memicu pembelian impulsif hingga fenomena doomspending—perilaku belanja berlebihan di kalangan anak muda. Fenomena ini melatarbelakangi pentingnya membedah bagaimana strategi komunikasi pemasaran digital dirancang untuk memengaruhi keputusan belanja konsumen muda.

Metodologi Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran Glad2Glow secara mendalam. Tim peneliti dari Universitas Dr. Soetomo memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari platform analitik Fastmoss serta data statistik akun TikTok @glad2glow.indo dalam format CSV untuk periode transaksi dan kampanye awal tahun 2026.

Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi digital terhadap beberapa variabel utama:

  • Data kinerja toko (penjualan unit, total pendapatan, peringkat pasar, dan saluran transaksi).

  • Data statistik akun (jumlah pengikut, total likes, jumlah video, dan rata-rata penonton).

  • Analisis konten deskripsi video, pola bahasa promosi, dan penggunaan tagar (hashtag) pada kampanye khusus "G2G 2.2 Big Sale".

Temuan Utama Penelitian

Analisis data analitik dan isi konten menunjukkan performa pemasaran serta pola pesan komunikasi Glad2Glow yang sangat dominan di platform TikTok Shop:

  • Puncak Penjualan Nasional: Toko @glad2glow.indo berhasil mencatatkan total penjualan hingga 24,75 juta unit produk dengan nilai pendapatan (revenue) mencapai Rp2,386 triliun. Performa ini menempatkan toko pada posisi peringkat 1 nasional untuk kategori kecantikan dan peringkat 2 untuk seluruh kategori toko di TikTok Shop Indonesia.
  • Peran Kunci Kreator: Sebagian besar transaksi toko tidak datang langsung dari akun utama, melainkan didorong oleh promosi yang dilakukan oleh para kreator konten (affiliate/influencer) dengan kontribusi mencapai 74,23 persen dari total transaksi.
  • Dominasi Format Video dan Live Streaming: Metode penjualan berbasis video pendek menyumbang 61,99 persen transaksi, disusul oleh fitur siaran langsung (live streaming) sebesar 24,27 persen.
  • Konstruksi Narasi Aspiratif: Deskripsi konten promosi secara konsisten menggunakan narasi kecantikan seperti "glass skin", "flawless", dan "hasil makeup kayak eonni Korea" dengan penekanan harga terjangkau di bawah Rp100.000 untuk membangun imajinasi diri yang ideal bagi perempuan Gen Z.
  • Strategi Urgensi dan Tagar Tematik: Penggunaan frasa persuasif seperti "PROMO EXCLUSIVE CUMA DI LIVE" dan "JOIN LIVE G2G SEKARANG" menciptakan persepsi keterbatasan waktu yang mendorong penonton untuk segera bertindak. Kampanye ini didukung oleh tagar yang sering diulang seperti #glowcushion, #promoambyar, #gajiansale, dan #glad2glowpromo.

Implikasi dan Dampak Nyata

Hasil penelitian yang dilakukan oleh para akademisi dari Universitas Dr. Soetomo ini memberikan implikasi strategis bagi para praktisi pemasaran, industri kecantikan, serta literasi konsumen:

  • Penerapan Integrated Marketing Communication (IMC): Keberhasilan pemasaran digital membutuhkan konsistensi narasi di seluruh saluran. Kolaborasi antara merek dan kreator terbukti menjadi perpanjangan tangan yang efektif untuk menyampaikan pesan promosi secara lebih personal dan tepercaya bagi Gen Z.
  • Pemanfatan Live Commerce dan Data Analitik: Industri ritel modern dapat mengoptimalkan fitur siaran langsung dan pemantauan data analitik real-time untuk merancang promosi yang tepat sasaran, meningkatkan kecepatan konversi, dan memperkuat hubungan interaktif dengan konsumen.
  • Peningkatan Literasi Finansial Konsumen Muda: Di balik keberhasilan strategi pemasaran yang intensif, terdapat risiko dorongan impulse buying dan doomspending pada perempuan Gen Z. Temuan ini menjadi peringatan penting bagi edukasi publik agar konsumen muda lebih bijak dan rasional dalam merespons tekanan promosi digital. "Strategi komunikasi pemasaran di TikTok Shop tidak hanya berfungsi sebagai alat peningkatan penjualan semata, tetapi juga sebagai praktik komunikasi digital yang turut membentuk persepsi kecantikan, emosi konsumsi, dan perilaku belanja perempuan muda," ungkap Riang Rafi Amru, Dhimam Abror, dan R. Ayu Erni Jusnita dari Universitas Dr. Soetomo.

Profil Penulis

  1. Riang Rafi Amru, S.I.Kom. – Penulis utama dan peneliti dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr. Soetomo dengan fokus keahlian pada komunikasi pemasaran digital, media baru, dan social commerce.
  2. Dr. Dhimam Abror, M.Si. – Dosen dan peneliti di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr. Soetomo yang berpengalaman dalam bidang strategi komunikasi, media massa, dan kajian jurnalistik.
  3. R. Ayu Erni Jusnita, S.Sos., M.Si. – Dosen dan akademisi di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr. Soetomo yang menekuni bidang ilmu komunikasi, hubungan masyarakat, dan komunikasi pemasaran terpadu.

Sumber Penelitian