Realisme Magis Novel Anak Okky Madasari Buktikan Sains dan Kosmologi Lokal Saling Melengkapi

Ilustrasi by AI

JEMBER — Realisme magis dalam sastra anak tidak hanya berfungsi sebagai hiburan fantasi semata, melainkan mampu memperluas cara pandang pembaca dalam memahami realitas yang tidak terbatas pada logika sains empiris. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Heru S.P. Saputra, Titik Maslikatin, Abu Bakar Ramadhan Muhamad, Zahratul Umniyyah, Ulil Lauhul Mahfudah, dan Gio Pramanda Galaxi dari Universitas Jember menunjukkan bahwa dua novel penutup seri Mata karya Okky Madasari berhasil menyajikan bentuk penyihiran kembali narasi atau remistifikasi tanpa menolak keberadaan ilmu pengetahuan modern. Riset yang membedah novel Mata dan Manusia Laut serta Mata dan Nyala Api Purba ini memberikan kontribusi penting bagi perkembangan sastra anak Indonesia dalam panggung realisme magis global.

Latar belakang penelitian ini berakar pada dominasi rasionalitas modern yang kerap mengesampingkan pengetahuan lokal, kosmologi maritim, dan rentang waktu geologis sebagai hal yang tidak ilmiah. Melalui karya sastra anak, Okky Madasari menghadirkan ruang tempat keajaiban dan fakta empiris dapat hidup berdampingan secara harmonis. Peneliti menggunakan metode analisis sastra kualitatif komparatif dengan menerapkan kerangka teori realisme magis Wendy B. Faris. Kerangka ini mencakup lima karakteristik utama, yaitu elemen yang tak dapat direduksi, dunia fenomenal yang nyata, keraguan epistemik, peleburan alam nyata dan gaib, serta gangguan terhadap ruang, waktu, dan identitas.

Metodologi riset dijalankan melalui pembacaan kritis terhadap 26 unit teks representatif yang dipilih secara sengaja dari kedua novel diterbitkan kembali pada rentang 2025 dan 2026. Para peneliti mengodekan setiap episode naratif untuk melihat bagaimana latarterang ilmiah seperti biologi penyelaman, teknologi kecerdasan buatan, dan laboratorium berubah menjadi dunia yang mengakomodasi relasi kekerabatan laut serta masa lalu purba.

Hasil penelitian mengungkapkan adanya dua arah remistifikasi narasi yang saling melengkapi. Pada novel Mata dan Manusia Laut, terjadi remistifikasi kosmologi maritim yang menekankan hubungan erat antara manusia, tradisi Suku Bajo, dan ekosistem laut. Kemampuan bernapas di dalam air serta ikatan kekerabatan dengan kembaran laut tidak menghapuskan fakta biologis, melainkan memperluas pemaknaan tentang identitas manusia maritim. Sementara itu, novel Mata dan Nyala Api Purba menampilkan remistifikasi temporal-teknologis, di mana kemajuan sains masa depan justru melahirkan peristiwa di luar kendali rasional, seperti munculnya makhluk hasil rekayasa genetika yang dapat berbicara, api yang memiliki agensi, dan penjelajahan waktu purba.

Kedua novel tersebut terbukti tidak menghapus kebenaran sains, melainkan menantang monopoli pembacaan tunggal atas realitas. Ketika dunia medis dalam cerita menganggap pengalaman ajaib sebagai halusinasi atau ketika para ilmuwan gagal menjelaskan fenomena lorong waktu dengan mesin, cerita tidak memaksakan satu jawaban mutlak. Hal ini membuktikan bahwa realisme magis dalam karya Okky Madasari berhasil memajemukkan cara manusia memahami alam, teknologi, dan keberadaan makhluk non-manusia.

Implikasi dari riset ini sangat luas bagi dunia pendidikan, sastra, dan kebijakan kebudayaan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa literatur anak dapat menjadi sarana edukasi ekologi dan teknologi yang efektif tanpa mencabut anak-anak dari akar budaya dan kosmologi Nusantara. Penulis dan pendidik dapat memanfaatkan pendekatan ini untuk mengenalkan isu-isu lingkungan hidup, pelestarian laut, dan sejarah bumi secara lebih intuitif dan inklusif bagi generasi muda.

Profil Penulis

Heru S.P. Saputra, Universitas Jember

Titik Maslikatin, Universitas Jember

Abu Bakar Ramadhan Muhamad, Universitas Jember

Zahratul Umniyyah, Universitas Jember

Ulil Lauhul Mahfudah, Universitas Jember

Gio Pramanda Galaxi, Universitas Jember

Sumber Penelitian 

Judul Artikel: Between Maritime Cosmology and Deep Time: Wendy B. Faris's Magical Realism and Narrative Remystification in Okky Madasari's Final Two Mata Novels 

Nama Jurnal: East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR)

Tahun Publikasi: 2026 

DOI: https://doi.org/10.55927/eajmr.v5i9.318 

URL Resmi: https://journaleajmr.my.id/index.php/eajmr

Posting Komentar

0 Komentar