Program Vaksinasi HPV Kampus Dorong Pencegahan Primer Kanker Serviks di Batam

Ilustrasi by AI

Tim pengabdian masyarakat dari Fakultas Kesehatan dan Fakultas Kedokteran Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam yang dipimpin oleh Sri Tati Rukiyani bersama rekan-rekan sukses melaksanakan program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) pada tanggal 6 hingga 8 Februari 2026. Kegiatan ini sangat penting untuk memperluas cakupan pencegahan primer terhadap kanker serviks yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia.

Kanker serviks menempati urutan kedua sebagai jenis kanker paling umum pada perempuan di Indonesia setelah kanker payudara, yang diperparah oleh rendahnya cakupan vaksinasi HPV dan minimnya literasi kesehatan masyarakat. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Fakultas Kedokteran Institut Kesehatan Mitra Bunda bekerja sama dengan Klinik Ngabila Care menghadirkan layanan kesehatan terintegrasi di lingkungan kampus.

Pelaksanaan program ini dirancang melalui serangkaian tahapan terstruktur yang meliputi pendaftaran peserta, penapisan kesehatan (screening) berupa pemeriksaan tekanan darah dan riwayat medis, penyuluhan edukasi kesehatan, pemberian vaksin HPV oleh tenaga medis profesional, hingga observasi pasca-imunisasi selama 15 hingga 30 menit untuk memantau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, tercatat pencapaian program sebagai berikut:

  • Sebanyak 400 peserta tercatat mendaftarkan diri secara resmi dalam program vaksinasi ini.
  • Sebanyak 338 peserta berhasil menerima vaksin HPV dengan tingkat cakupan layanan mencapai 84,5% dari total pendaftar.
  • Sebanyak 62 peserta atau sekitar 15,5% belum dapat divaksinasi karena tidak lolos penapisan kesehatan awal.
  • Tidak ditemukan adanya kasus KIPI berat (0%), di mana beberapa peserta hanya mengalami reaksi lokal ringan seperti nyeri suntikan dan pusing sementara yang dapat pulih melalui observasi.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa institusi pendidikan tinggi memiliki peran strategis sebagai mitra penggerak kesehatan masyarakat melalui kolaborasi multidisiplin. Penggabungan edukasi, penapisan medis, dan layanan vaksinasi dalam satu rangkaian terpadu terbukti efektif meningkatkan penerimaan masyarakat serta memastikan keamanan prosedur imunisasi. Model layanan berbasis kampus ini dapat dijadikan referensi praktis bagi institusi pendidikan lain untuk mendukung eliminasi kanker serviks secara berkelanjutan.

Profil Penulis

  • Sri Tati Rukiyani bersama tim peneliti (Ditte Ayu Suntara, Dandy Citra, Tonny Yulianto, Yuli Mariany, Yanuarni Wulandari Baji Pamai, Sindy Nurafia, Runditos, Irbath Hamdanie, dan Farras Arlinda Rachmawati) dari Fakultas Kesehatan dan Fakultas Kedokteran, Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam.

Sumber Penelitian

  • Judul Artikel: Implementation of the Human Papillomavirus (HPV) Vaccination Program to Enhance Primary Prevention of Cervical Cancer among the Academic Community and the Public at the Faculty of Medicine, Mitra Bunda Institute of Health Sciences
  • Nama Jurnal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari (JPMB), Vol. 5, No. 8
  • Tahun Publikasi: Agustus 2026
  • DOI/URL: https://doi.org/10.55927/jpmb.v5i8.58

Posting Komentar

0 Komentar