Modul Elektronik Berbasis Mobile Tingkatkan Literasi Digital dan Motivasi Belajar Mahasiswa

Ilustrasi by AI

Pemanfaatan modul elektronik berbasis mobile terbukti efektif memperkuat literasi digital, meningkatkan motivasi, serta memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah. Penelitian ini dilakukan melalui survei literatur oleh Badrus Sholeh, Sholeh Hidayat, dan Ujang Jamaludin dari Program Doktor Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, yang dipublikasikan pada Agustus 2026. Temuan ini menjadi krusial di era transformasi digital untuk merespons kebutuhan metode pembelajaran yang fleksibel dan interaktif di perguruan tinggi.

Perkembangan teknologi dan revolusi digital di abad ke-21 menuntut institusi pendidikan tinggi untuk beradaptasi dengan metode pengajaran yang lebih modern. Selama ini, modul cetak konvensional sering kali dinilai kurang menarik, berukuran besar, dan membatasi ruang gerak mahasiswa, sehingga menurunkan minat baca serta efektivitas belajar mandiri.

Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka (literature review) dengan mengumpulkan artikel jurnal dan prosiding konferensi terbitan rentang tahun 2021 hingga 2024. Pencarian data literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar dan Semantic Scholar menggunakan kata kunci spesifik terkait penerapan modul elektronik berbasis seluler.

Berdasarkan analisis berbagai studi terdahulu, penerapan modul elektronik berbasis mobile memberikan sejumlah temuan utama:

  • Meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah secara mendalam.
  • Memperkuat keterampilan literasi digital dan kemampuan berpikir kritis.
  • Meningkatkan motivasi dan antusiasme belajar mandiri tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.
  • Menyediakan fitur interaktif seperti video, animasi, dan format digital dinamis yang membuat proses pembelajaran jauh lebih menyenangkan.

Menurut Badrus Sholeh dan tim peneliti dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, penerapan modul berbasis seluler ini memberikan solusi efisien bagi dunia pendidikan tinggi dalam menjembatani kesenjangan antara konsep teoretis dan tantangan praktis di lapangan. Inovasi ini tidak hanya membantu institusi menekan biaya pencetakan materi, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan digital yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi dunia kerja abad ke-21.

Profil Penulis

  • Badrus Sholeh – Peneliti di Program Doktor Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
  • Sholeh Hidayat – Peneliti di Program Doktor Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
  • Ujang Jamaludin – Peneliti di Program Doktor Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Sumber Penelitian

  • Judul Artikel: The Use of Mobile Learning-Based Electronic Modules in the Learning Process
  • Nama Jurnal: Journal of Educational Analytics (JEDA), Vol. 5 No. 3
  • Tahun Publikasi: Agustus 2026
  • DOI/URL: https://doi.org/10.59927/jeda.v5i3.44

Posting Komentar

0 Komentar