MERAK – Penerapan sistem digitalisasi tiket di penyeberangan maritim utama tidak hanya menjadi sarana modernisasi pelayanan, tetapi juga menentukan sikap keberlanjutan penumpang dalam menggunakan layanan transportasi publik. Sebuah studi ilmiah pada tahun 2026 yang dilakukan oleh Heru Maryanto, Fauhidzi Zulistian, Syairi Anwar, dan Yollanda Octavitri dari Politeknik Pelayaran Banten mengevaluasi hubungan antara kualitas layanan tiket digital dengan niat pembelian ulang penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten
Penerapan tiket elektronik wajib pada rute penyeberangan Merak-Bakauheni secara dramatis mengubah alur pelayanan penumpang dari metode konvensional berbasis loket fisik menjadi transaksi digital sepenuhnya
Untuk mengukur persepsi tersebut, para peneliti menggunakan metode survei kuantitatif dengan melibatkan 50 responden penumpang di Pelabuhan Merak yang dipilih melalui teknik sampel bertujuan (purposive sampling)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan tiket digital memiliki hubungan yang sangat kuat dan berbanding lurus dengan niat pembelian ulang penumpang
Temuan ini mengindikasikan bahwa risiko utama terhadap kerelaan penumpang terletak pada keandalan teknis sistem jaringan, bukan pada kemudahan penggunaan aplikasi. Selain itu, sekitar 20 persen responden melaporkan masih melakukan transaksi terbantu di area pelabuhan, yang menandakan pentingnya keberadaan fasilitas layanan pendampingan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses atau kemampuan digital.
Implikasi dari hasil penelitian ini sangat signifikan bagi pengelola pelabuhan maritim, penyedia jasa transportasi, dan pembuat kebijakan publik. Penelitian ini menegaskan bahwa pada sistem layanan publik yang bersifat wajib, kualitas layanan bekerja pada tingkat kerelaan dan kenyamanan penumpang, bukan sekadar pilihan perilaku. Pengelola pelabuhan direkomendasikan untuk memprioritaskan investasi pada stabilitas server dan keamanan gerbang pembayaran saat lonjakan penumpang, serta mempertahankan fasilitas layanan terbantu demi menjaga inklusivitas digital bagi seluruh lapisan masyarakat.
Penelitian ini dilakukan oleh Heru Maryanto, Fauhidzi Zulistian, Syairi Anwar, dan Yollanda Octavitri yang terafiliasi dengan Politeknik Pelayaran Banten
Profil Penulis:
Heru Maryanto, Fauhidzi Zulistian, Syairi Anwar, Yollanda Octavitri (Politeknik Pelayaran Banten)
Sumber Penelitian:
Judul Artikel: Digital Ticketing Service Quality and Passenger Repurchase Intention at Merak Ferry Port, Indonesia: Evidence from a Mandated E-Ticketing Setting
Jurnal: International Journal of Scientific Multidisciplinary Research (IJSMR), Vol. 4, No. 9, 2026, hal. 2107-2126
DOI:
Link Jurnal:
0 Komentar