Kontribusi UMKM terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Lokal (Studi Kasus: Cahaya Catering di Lhokseumawe)

Gambar Ilustrasi AI

FORMOSA NEWS - Medan - Peran Penting UMKM Kuliner dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Lokal. Penelitian yang dilakukan oleh Ella Ghifrah, Maisyuri, Ayu Angelina Pasaribu, dan Nurmasyahyati dari  Universitas Senior Medan dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) edisi Vol. 5 No. 8 Tahun 2026 menyoroti bahwa efektivitas sektor kuliner di Kota Lhokseumawe, khususnya Cahaya Catering, sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang patut dicontoh oleh pelaku usaha dan pembuat kebijakan.

Latar Belakang dan Konteks Penelitian

Dalam dinamika ekonomi modern, sektor UMKM sering kali diandalkan untuk menekan kesenjangan sosial dan memperluas kesempatan kerja, terutama di kawasan pinggiran perkotaan. Kendati demikian, sebagian masyarakat kerap menganggap bahwa faktor tunggal seperti ketersediaan lowongan pekerjaan saja sudah cukup untuk menyelesaikan masalah kesejahteraan. Padahal, pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan menuntut adanya integrasi yang lebih kompleks antara aspek penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan finansial, serta penguatan kapasitas skill pekerja secara bersamaan. Untuk membedah fenomena ini secara ilmiah, para peneliti mengambil lokasi studi di Cahaya Catering yang berpusat di Desa Uteunkot, Lhokseumawe, dan telah berdiri sejak tahun 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan populasi sebanyak 50 orang karyawan. Melalui teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin, terpilih 33 responden yang mewakili populasi tersebut. Pengumpulan data primer dilakukan lewat observasi serta penyebaran kuesioner berskala Likert, yang mengukur empat variabel utama: Lapangan Kerja ($X_1$), Pendapatan ($X_2$), Keterampilan ($X_3$), dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Lokal ($Y$). Seluruh data kemudian diuji menggunakan tahapan uji instrumen, asumsi klasik, hingga analisis regresi linear berganda berbasis perangkat lunak SPSS.

Temuan Utama dan Hasil Analisis

  • Validitas dan Reliabilitas: Pengujian instrumen menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha awal sebesar 0.876 (di atas standar minimum 0.60), yang menandakan tingkat konsistensi dan reliabilitas kuesioner sangat baik. Setelah melalui eliminasi tiga item yang tidak valid, instrumen akhir menggunakan 26 item pernyataan.
  • Uji Asumsi Klasik: Model regresi terbukti lolos uji normalitas dengan nilai Asymp. Sig. 0.200 (jauh di atas 0.05), bebas dari gejala multikolinearitas (nilai VIF aman di bawah 10), serta terbebas dari masalah heteroskedastisitas berdasarkan sebaran titik pada grafik scatterplot.
  • Persamaan Regresi: Analisis regresi linear berganda menghasilkan persamaan $Y = -0,127 + 0,532X_1 + 0,300X_2 + 0,132X_3$, yang mengindikasikan hubungan positif antara variabel independen dan tingkat pemberdayaan masyarakat.
  • Pengaruh Simultan (Uji F): Secara bersama-sama, variabel lapangan kerja, pendapatan, dan keterampilan terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi lokal, dengan nilai F hitung sebesar 15,230 dan tingkat signifikansi 0,000 ($< 0,05$).
  • Koefisien Determinasi ($R^2$): Nilai $R$ Square yang diperoleh adalah 0,620, yang berarti 62% naik turunnya tingkat pemberdayaan ekonomi masyarakat dipengaruhi oleh ketiga variabel tersebut, sementara 38% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian.
Implikasi dan Dampak Nyata bagi Masyarakat
Hasil riset ini memberikan pesan penting bahwa upaya mengentaskan masalah ekonomi tidak bisa dilakukan secara setengah-setengah atau mengandalkan satu aspek saja. Meskipun secara parsial variabel pekerjaan, pendapatan, dan keterampilan tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara mandiri, ketiganya menjadi kekuatan besar yang transformatif ketika digabungkan secara simultan. Bagi para pelaku usaha mikro, temuan ini menyarankan pentingnya manajemen yang mengombinasikan penyediaan lapangan kerja dengan pelatihan berkala serta pengelolaan keuangan yang baik. Sementara itu, bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, hasil studi ini merekomendasikan perlunya intervensi kebijakan berupa kemudahan akses modal, pendampingan bisnis, serta program pelatihan keterampilan yang selaras dengan potensi ekonomi lokal. Langkah terpadu ini diyakini mampu mendongkrak kemandirian serta kesejahteraan masyarakat secara optimal.

Profil Penulis
Ella Ghifrah, S.E., M.SM. — Peneliti utama dan akademisi dari Universitas Senior Medan yang memiliki keahlian di bidang manajemen bisnis, kewirausahaan, serta analisis pengembangan ekonomi kerakyatan dan UMKM.
Maisyuri, Ayu Angelina Pasaribu, dan Nurmasyahyati — Tim peneliti dan akademisi Universitas Senior Medan yang aktif mendalami studi sosial, ekonomi strategis, dan pemberdayaan masyarakat berkelanjutan.

Sumber Penelitian
Ella Ghifrah, Maisyuri, Ayu Angelina Pasaribu, dan Nurmasyahyati. The Contribution of MSMEs to Economic Empowerment Local Communities (Case Study: On Cahaya Catering in Lhokseumawe). Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR). Vol. 5, No. 8, Tahun 2026 (Halaman 691-700)
DOI : https://doi.org/10.55927/fjsr.v5i8.69 
URL: https://journalfjsr.my.id/index.php/fjsr

Posting Komentar

0 Komentar