Tantangan Efisiensi Pelabuhan Serbaguna di Indonesia
Sebagai negara kepulauan, efisiensi pelabuhan di Indonesia berpengaruh langsung terhadap daya saing ekonomi nasional dan kelancaran rantai pasok logistik
Penggabungan Data Data Kapal dan Pengamatan Lapangan
Para peneliti menggunakan pendekatan metode campuran konvergen (convergent mixed-methods design) untuk mengevaluasi kinerja operasional pelabuhan
Temuan Utama: Beban Menumpuk di Satu Dermaga dan Alat Yang Menua
Hasil evaluasi menunjukkan ketimpangan distribusi bongkar muat serta kendala teknis pada peralatan pelabuhan
- Konsentrasi Arus Barang pada Dermaga 05: Dermaga 05 (terdiri dari sub-dermaga 05 A, 05 B, dan 05 C) menangani 70,8% dari total tonase pelabuhan (1.859.511 ton) dari 147 kunjungan kapal
. Dermaga 05 A menjadi area paling sibuk dengan 90 kunjungan kapal dan mengelola 735.178 ton barang . - Ketimpangan Muatan Kapal (Parcel Size): Rata-rata muatan per kapal bervariasi hingga tujuh kali lipat antar-dermaga
. Dermaga 05 B mencatat rata-rata muatan terbesar yakni 21.870 ton per kapal, sedangkan Dermaga 04 hanya mencatat 3,192 ton per kapal . - Dermaga Kurang Termanfaatkan: Dermaga 04 menerima 22,5% dari total kunjungan kapal (65 kapal), namun hanya menyumbang 7,9% dari total tonase barang
. Sementara itu, Dermaga 06 hampir tidak beroperasi dengan hanya mencatat satu kali kunjungan kapal seberat 415 ton . - Komposisi Komoditas yang Beragam: Curah kering non-batubara seperti gandum dan mineral menjadi komoditas terbesar dengan porsi 29,9%, disusul barang umum seperti produk baja (23,6%), batubara (15,9%), dan curah cair seperti BBM serta bahan kimia (12,5%)
. - Usia Peralatan Bongkar Muat: Sebagian besar armada forklift dan keran pengangkat (mobile crane) utama pelabuhan telah beroperasi antara 6 hingga 11 tahun
. Penurunan keandalan alat memicu kemacetan saat pemindahan barang dari tepi dermaga ke lapangan penumpukan (cargodoring), yang berdampak pada penundaan pembongkaran kapal .
Studi ini memberikan arah kebijakan yang jelas bagi pengelola pelabuhan, pemangku kepentingan logistik, dan regulator transportasi laut
Profil Penulis
Kusharyanto, M.T.: Dosen dan peneliti di Politeknik Pelayaran Banten dengan spesialisasi manajemen operasional pelabuhan, kinerja terminal multipurpose, dan logistik maritim
Agus Widodo, M.T.: Pakar sistem transportasi laut dan infrastruktur logistik di Politeknik Pelayaran Banten
Rob Danang Priatmaja, M.T.: Peneliti bidang efisiensi operasional pelabuhan dan manajemen kelautan di Politeknik Pelayaran Banten
Sandy Wahyu Purnomo, M.T.: Akademisi Politeknik Pelayaran Banten yang berfokus pada teknik kelautan, strategi pemeliharaan mesin pelabuhan, dan pemodelan transportasi
Sumber Penelitian
Kusharyanto, Agus Widodo, Rob Danang Priatmaja, Sandy Wahyu Purnomo. Concentration, Capacity and Constraint: A Mixed-Methods Evaluation of Cargo Handling Performance at Ciwandan Port, Banten, Indonesia. Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS). Vol, 5 No. 8 Hal 1743-1758
DOI :
URL:

0 Komentar