Studi Data Countik.com Ungkap Rahasia Sukses Komunikasi Interpersonal Influencer @fujiiian di TikTok
Koneksi emosional yang autentik dan unggahan yang relatable terbukti jauh lebih efektif dalam membangun keterlibatan audiens media sosial dibandingkan promosi barang secara langsung
Latar Belakang dan Metodologi Penelitian
Transformasi teknologi telah mengubah lanskap komunikasi dari interaksi tatap muka konvensional menjadi komunikasi digital yang dimediasi oleh platform media sosial
Untuk menjembatani celah tersebut, tim peneliti Universitas Dr. Soetomo menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif yang memadukan data statistik empiris dengan sintesis teori komunikasi modern
Data tersebut kemudian dibedah menggunakan kerangka teori komunikasi terpadu, yang mencakup:
- Komunikasi Interpersonal & Interaksi Parasosial: Menjelaskan terbentuknya ikatan emosional semu dan rasa "sahabat" antara kreator dengan audiens
. - Model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action): Mengurai proses persuasi digital
. - Model SOR (Stimulus-Organism-Response): Menjelaskan bagaimana konten emosional sebagai stimulus memicu proses psikologis internal audiens hingga menghasilkan tindakan
. - Elaboration Likelihood Model (ELM): Menganalisis bagaimana audiens memproses pesan, baik melalui jalur sentral (kognitif/rasional) maupun jalur periferal (emosional/visual)
.
Temuan Utama Penelitian
Hasil analisis menunjukkan bahwa akun TikTok @fujiiian memiliki skala jangkauan yang sangat masif sekaligus performa keterlibatan yang konsisten
- Profil dan Jangkauan Akun: Akun @fujiiian tercatat memiliki 38,9 juta pengikut dengan akumulasi suka mencapai 2,5 miliar dari total 2.259 video
. Nilai rata-rata per video mencakup 3,15 juta tayangan, 294.033 likes, 1.907 komentar, dan 3.891 kali dibagikan . - Variasi Engagement Rate: Tingkat keterlibatan pada 15 unggahan yang diteliti berkisar antara 2,43% hingga 12,92%
. Sebagian besar unggahan berada pada kategori tinggi (di atas 8%) . Unggahan dengan tingkat engagement tertinggi (mencapai 12,92%) didominasi oleh konten bertema keseharian, narasi personal (storytelling), serta ekspresi emosional yang autentik . Sebaliknya, konten yang kaku dan terlalu berfokus pada promosi langsung mencatatkan keterlibatan lebih rendah (2%–3%) . - Dominasi Interaksi Periferal: Struktur keterlibatan didominasi secara mutlak oleh tombol suka (likes) dengan rasio 9,31%, diikuti bagikan (shares) sebesar 0,12%, dan komentar sebesar 0,06%
. Berdasarkan teori ELM, mayoritas audiens memproses pesan melalui jalur periferal (peripheral route), di mana respons diberikan secara cepat dan spontan berdasarkan daya tarik visual dan kepribadian kreator . - Transformasi ke Komunikasi Massa: Tingginya angka bagikan (shares) pada konten-konten tertentu mengindikasikan bahwa pesan yang awalnya bersifat interpersonal telah bertransformasi menjadi komunikasi massa digital
. Audiens secara sukarela mendistribusikan ulang konten ke jaringan sosial mereka sendiri . - Korelasi Nilai Ekonomi: Analisis statistik Countik.com mencatat estimasi nilai monetisasi akun ini berada di kisaran $29.814 hingga $46.850 USD per unggahan
. Angka ini membuktikan bahwa keberhasilan membangun ikatan interpersonal digital berbanding lurus dengan potensi ekonomi komersial .
Implikasi dan Dampak Penelitian
Penelitian ini memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan strategi komunikasi digital, bisnis, serta kebijakan pemasaran
- Dunia Usaha dan Kreator Konten: Pelaku industri pemasaran digital dan influencer disarankan untuk mengadopsi pendekatan soft selling berbasis storytelling
. Menampilkan keaslian dan kedekatan emosional jauh lebih bernilai untuk mempertahankan engagement jangka panjang ketimbang jualan langsung (hard selling) . - Akademisi dan Peneliti: Riset ini membuktikan bahwa data metrik media sosial (seperti likes, shares, dan comments) dapat menjadi alat ukur kuantitatif yang objektif untuk menguji teori-teori komunikasi klasik dalam konteks algoritma modern
. - Masyarakat Umum: Membantu pengguna internet memahami dinamika psikologis di balik media sosial, sehingga lebih bijak dalam merespons paparan konten promosi yang dikemas secara personal
.
Profil Penulis
- Mohammad Wildan Erlangga, S.I.Kom., M.I.Kom. – Penulis utama dan peneliti dari Universitas Dr. Soetomo
. Berkeahlian dalam bidang komunikasi digital, media sosial, dan dinamika komunikasi interpersonal media baru . - R. Ayu Erni Jusnita, S.I.Kom., M.I.Kom. – Peneliti dan akademisi Universitas Dr. Soetomo
. Berfokus pada kajian ilmu komunikasi, strategi media, dan hubungan masyarakat . - Dr. Sanhari Prawiradiredja, M.Si. – Dosen dan peneliti senior Universitas Dr. Soetomo
. Ahli di bidang teori komunikasi, metodologi penelitian sosial, dan media massa .
Sumber Penelitian
- Judul Artikel Jurnal: Interpersonal Communication of Influencer @fujiiian on TikTok Based on Countik.com Statistical Data
- Nama Jurnal: Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research (MODERN)
- Tahun Publikasi: 2026 (Vol. 5, No. 4, hlm. 619–652)
- DOI / URL Resmi:
/https://doi.org/10.55927/modern.v5i4.58 https://journal.formosapublisher.org/index.php/modern

0 Komentar