Terapi TLD Terbukti Lebih Efektif dan Hemat Biaya Dibandingkan TLE untuk Pasien HIV
JAKARTA, Formosa News — Penggunaan kombinasi obat Tenofovir, Lamivudine, dan Dolutegravir (TLD) terbukti secara signifikan lebih efektif, aman, serta hemat biaya dibandingkan regimen lama Tenofovir, Lamivudine, dan Efavirenz (TLE) pada penderita HIV
Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan kondisi kronis yang membutuhkan penanganan antiretroviral (ARV) seumur hidup guna mencegah perkembangan penyakit menuju Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS)
Untuk mengevaluasi keunggulan kedua obat tersebut, tim peneliti Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta melakukan tinjauan naratif (narrative review) terhadap 50 artikel ilmiah internasional yang terbit sepanjang periode 2021 hingga 2026
Hasil analisis komparatif menunjukkan keunggulan TLD di berbagai parameter utama:
- Penekanan Virus Lebih Cepat: Regimen TLD terbukti lebih unggul dan cepat dalam menekan viral load hingga tidak terdeteksi, serta memiliki batas hambatan resistensi (barrier to resistance) yang jauh lebih tinggi dibandingkan TLE
. - Pemulihan Sistem Imun Optimal: Pasien yang mengonsumsi TLD mengalami peningkatan jumlah sel kekebalan tubuh (limfosit CD4+) yang lebih besar dan cepat, sehingga menurunkan risiko infeksi oportunistik
. - Efek Samping Lebih Rendah: TLD menunjukkan tingkat tolerabilitas yang sangat baik dengan insiden gangguan mental atau neuropsikiatri yang jauh lebih rendah daripada TLE
. - Hemat Biaya Jangka Panjang: Analisis farmakoekonomi mengonfirmasi bahwa TLD lebih cost-effective karena menekan angka kegagalan terapi, mengurangi biaya penanganan komplikasi, serta meminimalkan kebutuhan pergantian obat
. - Catatan Efek Metabolik: Pasien yang menggunakan TLD cenderung mengalami kenaikan berat badan dan perubahan profil lipid tertentu, sehingga membutuhkan pemantauan gizi dan pola hidup secara rutin
.
Implikasi dari penelitian ini sangat krusial bagi dunia medis, kementerian kesehatan, dan pembuat kebijakan publik
"Regimen TLD tidak hanya menawarkan efektivitas klinis dan profil keamanan yang lebih baik bagi pasien HIV, tetapi juga memberikan rasio biaya-manfaat yang sangat menguntungkan bagi sistem pelayanan kesehatan jangka panjang," tegas Mardhiyah Fithriana Mufti dan tim peneliti Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta dalam laporan publikasinya
Profil Penulis
- Mardhiyah Fithriana Mufti, S.Farm. Afiliasi: Departemen Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, Indonesia, Bidang Keahlian: Farmasi Klinis, Terapi Antiretroviral, dan Farmakoekonomi
- Dr. apt. Diana Laila Ramatillah, M.Sc. Afiliasi: Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, Indonesia, Bidang Keahlian: Farmasi Klinis dan Evaluasi Penggunaan Obat
- apt. Sylvia Rizky Prima, M.Farm. Afiliasi: Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, Indonesia, Bidang Keahlian: Farmakologi dan Pelayanan Farmasi
Sumber Penelitian
- Judul Artikel: Effectiveness, Safety, and Cost-Effectiveness of the Tenofovir/Lamivudine/Dolutegravir (TLD) Regimen Compared to Tenofovir/Lamivudine/Efavirenz (TLE) in HIV Patients: A Narrative Review
- Nama Jurnal: Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research (MODERN)
- Tahun Publikasi: 2026 (Vol. 5, No. 4, hlm. 581–600)
- DOI:
https://doi.org/10.55927/modern.v5i4.53 URL Jurnal: https://journal.formosapublisher.org/index.php/modern

0 Komentar