Kematian ibu melahirkan masih menjadi tantangan kesehatan global dan nasional yang memprihatinkan, terutama di wilayah berkembang
Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini mengombinasikan penyuluhan langsung, pengisian kuesioner pengetahuan (pre-test dan post-test), serta praktik demonstrasi penggunaan KSPR secara mandiri
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pasca-edukasi
Berdasarkan hasil skrining risiko kehamilan menggunakan instrumen KSPR pada kelompok ibu hamil tersebut, ditemukan sebaran kategori risiko sebagai berikut:
- Kelompok Risiko Rendah (KRR): 55 persen (11 orang).
- Kelompok Risiko Tinggi (KRT): 40 persen (8 orang).
- Kelompok Risiko Sangat Tinggi (KRST): 5 persen (1 orang).
Penerapan KSPR berbasis kemitraan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan sistem pelayanan kesehatan primer
Profil Penulis
Melinda Rosita Wariyaka, S.ST., M.Keb., beserta Mariana Ngundju Awang, Linda Risyati, dan Namsyah Baso merupakan akademisi dan praktisi kesehatan dari Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Kupang
Sumber Penelitian
Melinda Rosita Wariyaka, Mariana Ngundju Awang, Linda Risyati, dan Namsyah Baso. Partnering with Expectant Mothers to Identify Pregnancy Risk Factors. Asian Journal of Community Services (AJCS). Vol. 5, No. 8, Halaman 591-598
DOI :
URL:

0 Komentar