Latar belakang penelitian ini berakar dari tingginya beban masalah stunting pada anak balita di Indonesia
Untuk menguji hubungan tersebut, tim peneliti menerapkan metodologi studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional
Hasil penelitian menunjukkan angka yang sangat signifikan
Temuan utama penelitian mencakup:
- Pada kelompok anak yang tidak mendapatkan ASI eksklusif, persentase kejadian stunting mencapai 37,5% (9 dari 24 anak)
. - Pada kelompok anak yang mendapatkan ASI eksklusif, angka kejadian stunting jauh lebih rendah, yaitu hanya 6,5% (3 dari 46 anak)
. - Uji statistik Fisher’s exact menghasilkan nilai p sebesar 0,002 (p < 0,05), yang membuktikan adanya hubungan yang sangat signifikan secara statistik antara riwayat ASI eksklusif dan kejadian stunting
. - Nilai Odds Ratio (OR) tercatat sebesar 8,6, yang berarti anak tanpa riwayat ASI eksklusif berpeluang 8,6 kali lebih besar untuk mengalami stunting dibanding anak yang ASI eksklusif
.
Implikasi dan dampak dari hasil penelitian ini sangat besar bagi kebijakan kesehatan masyarakat dan layanan kesehatan tingkat dasar seperti Posyandu
Dalam keterangannya, para peneliti menekankan pentingnya perlindungan gizi awal bagi tumbuh kembang anak. “ASI eksklusif menyediakan nutrisi yang disesuaikan dengan kebutuhan fisiologis bayi serta memberikan perlindungan imunologis di masa kritis pertumbuhan. Kurangnya riwayat ASI eksklusif meningkatkan risiko infeksi dan kekurangan gizi yang berujung pada gagal tumbuh,” jelas tim peneliti dari Universitas Kristen Indonesia
Profil Peneliti
- Ida Bagus Eka Utama Wija: Dosen dan peneliti di Universitas Kristen Indonesia (UKI) dengan keahlian di bidang ilmu kesehatan anak dan gizi masyarakat
. - Nia Reviani: Peneliti dan akademisi dari Universitas Kristen Indonesia
. - Ribka Sebrina: Peneliti dari Universitas Kristen Indonesia
. - Chatrine Angelica: Peneliti dari Universitas Kristen Indonesia
. - Sena Pongtuluran: Peneliti dan akademisi dari Universitas Kristen Indonesia
.
Sumber Penelitian
- Judul Artikel Jurnal: The Association Between a History of Exclusive Breastfeeding and the Incidence of Stunting Among Children Aged 2-4 Years at Warakas Integrated Health Post (Posyandu), RW 010, in 2022
- Nama Jurnal: Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR)
- Tahun Publikasi: 2026 (Vol. 5, No. 9, hlm. 1715-1730)
- DOI / URL:
https://doi.org/10.55927/ijar.v5i9.17290 Link: https://journal.formosapublisher.org/index.php/ijar
0 Komentar