Studi terbaru yang dilakukan oleh Cristel Shane Pelagio bersama rekan-rekannya dari Gordon College, Filipina, pada tahun 2026 mengungkap bagaimana praktik pemasaran berkelanjutan secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Riset yang diterbitkan dalam International Journal of Business and Applied Economics ini menjadi sangat krusial di tengah meningkatnya tekanan isu lingkungan global, di mana perusahaan dituntut untuk membuktikan komitmen ekologis yang nyata demi mempertahankan kepercayaan masyarakat.
Latar Belakang dan Konteks Masalah
Dinamika pasar modern saat ini diwarnai oleh meningkatnya kesadaran lingkungan akibat isu perubahan iklim, polusi, dan penipisan sumber daya alam. Perusahaan pun mulai beralih menggunakan strategi ramah lingkungan, mulai dari kemasan hijau hingga efisiensi energi. Namun, dalam praktiknya sering ditemukan hambatan berupa kesenjangan antara sikap positif konsumen terhadap isu lingkungan dan keputusan belanja nyata mereka yang masih dibatasi oleh faktor harga serta kenyamanan. Menjawab tantangan tersebut, penelitian ini mengkaji inisiatif pemasaran mana yang paling efektif dalam mengonversi kesadaran ekologis menjadi tindakan pembelian yang sesungguhnya.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasional. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang melibatkan sebanyak 200 responden dari kalangan masyarakat berpenghasilan menengah dengan rentang usia 18 hingga 60 tahun . Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan analisis regresi berganda dengan metode bootstrapping untuk menguji kekuatan hubungan antarvariabel secara akurat
Temuan Utama Penelitian
Berdasarkan hasil analisis data yang mendalam, riset ini menemukan beberapa poin penting berikut:
- Konsumen memiliki tingkat kesadaran yang moderat terhadap praktik pemasaran berkelanjutan dengan skor rata-rata komposit 3,19, di mana kemasan ramah lingkungan menjadi aspek yang paling dikenal luas
- Konsumen secara rutin menunjukkan perilaku pembelian berkelanjutan (skor rata-rata komposit 3,11), di mana preferensi produk menduduki posisi tertinggi dalam mempengaruhi keputusan belanja
- Pengurangan limbah terbukti menjadi prediktor terkuat yang mendorong keputusan pembelian konsumen ($B = 0,324$), disusul oleh kemasan ramah lingkungan ($B = 0,229$) dan operasi hemat energi ($B = 0,179$)
- Iklan hijau (green advertising) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap keputusan pembelian, yang mengindikasikan bahwa pesan promosi semata tidak cukup kuat tanpa adanya tindakan nyata di lapangan
Implikasi dan Dampak Penelitian
Temuan dari penelitian ini memberikan kontribusi strategis bagi berbagai sektor penting:
- Bagi Pelaku Bisnis dan Pemasar: Hasil riset ini menyarankan agar perusahaan lebih memprioritaskan tindakan nyata yang kasat mata—seperti sistem daur ulang, pengurangan limbah, dan kemasan ramah lingkungan—dibandingkan sekadar mengandalkan kampanye iklan kosong untuk membangun loyalitas konsumen
- Bagi Pembuat Kebijakan dan Pemerintah: Temuan ini dapat dijadikan landasan dalam merumuskan kebijakan, insentif, serta program sertifikasi untuk mendukung operasional bisnis yang ramah lingkungan
- Dampak Global: Penelitian ini secara langsung mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), khususnya SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim)
Profil Singkat Penulis
- Tim Peneliti: Cristel Shane Pelagio, Jacklane Adamos, Jasmin S. Alob, Charlene Nyla De Perio, Angeline Dela Peña, Liesly Anne Galagaran, Joy Ann Ragasa, dan Mark Joseph Pampolinos
- Afiliasi: Gordon College, Filipina
- Bidang Keahlian: Manajemen Bisnis, Pemasaran Berkelanjutan, dan Perilaku Konsumen
Sumber Penelitian
- Judul Artikel: Evaluating the Relationship Between Sustainable Marketing Practices and Consumer Perception
- Nama Jurnal: International Journal of Business and Applied Economics (IJBAE)
- Tahun Publikasi: 2026
- DOI:
https://doi.org/10.55927/ijbae.v5i4.49
0 Komentar