Tim peneliti dari Institut Seni Indonesia Bali yang terdiri dari Made Ida Mulyati, Ida Ayu Kandi Darmasuari, dan Anak Agung Gede Narrish Mahanatha Dalem telah meneliti dialektika estetik antara interior tradisional Bali dan modern di Gedung Pameran Utama Mahudara Mandara Giri Buana (Gedung Kriya), Denpasar Art Center, melalui pengamatan lapangan pada bulan April hingga Mei 2026
Di era globalisasi saat ini, pelestarian budaya lokal menghadapi tantangan serius yang berisiko memicu krisis identitas jika diabaikan
Untuk mengupas fenomena tersebut, penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif
Hasil penelitian menunjukkan bahwa interior gedung berhasil menciptakan hubungan yang seimbang dan saling melengkapi antara konsep tradisional dan modern
- Karakter tradisional Bali ditampilkan dengan kuat melalui pemanfaatan material alami seperti bambu, kayu, batu bata ekspos, dan batu paras
. - Berbagai ornamen dekoratif khas Bali seperti pepatran, kekarangan, patra sari, patra samblung, dan patra cina diaplikasikan secara terpadu pada kolom, ventilasi, serta pintu kuwadi
. - Pendekatan modern diwujudkan melalui lantai teraso krem berpola grid, zona transisi berwarna merah bata, tangga geometris, panel pameran modular, vitrin kaca, serta sistem pencahayaan ganda yang memadukan bukaan kaca clerestory dan lampu sorot (track light)
.
Penerapan konsep ini memberikan dampak positif yang luas bagi dunia arsitektur, pariwisata, dan pelestarian budaya
Profil Penulis:
- Made Ida Mulyati – Akademisi dan peneliti di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Bali, dengan bidang keahlian di sektor seni rupa dan desain interior.
- Ida Ayu Kandi Darmasuari – Peneliti dan pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Bali.
- Anak Agung Gede Narrish Mahanatha Dalem – Peneliti di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Bali.
Sumber Penelitian:
- Judul Artikel: The Aesthetic Dialectic of Traditional Balinese and Modern Interior in Mahudara Main Exhibition Building
- Nama Jurnal: Contemporary Journal of Applied Sciences (CJAS), Vol. 4, No. 7, Juli 2026, halaman 741-750
- DOI / URL Resmi:
https://doi.org/10.55927/cjas.v4i7.209
0 Komentar