Kompetensi Kerja Tingkatkan Kinerja Pegawai PDAM, Sementara Motivasi dan Disiplin Butuh Strategi Ulang

Ilustrasi by AI
FORMOSA NEWS

Peneliti Sari Atiana dan Endang Mulyani dari Yogyakarta State University mengungkapkan bahwa kompetensi kerja memegang peranan krusial dalam menentukan tingkat kinerja pegawai di sektor pelayanan publik air bersih pada tahun 2026. Penelitian ini menjadi sangat penting karena kualitas sumber daya manusia merupakan penentu utama keberhasilan perusahaan dalam menyediakan layanan kebutuhan dasar yang handal bagi masyarakat.

Sektor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Air Minum memikul tanggung jawab besar untuk memastikan pasokan air bersih yang berkelanjutan. Namun, tantangan operasional seperti tingkat kesehatan perusahaan yang beragam dan masalah kebocoran air secara nasional menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia dan optimalisasi kinerja pegawai harus menjadi fokus strategis utama dalam organisasi pelayanan publik.

Dalam mengupas dinamika tersebut, penelitian ini menerapkan metode analisis deskriptif serta pendekatan statistik pemodelan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan melibatkan data survei dari para pegawai di PDAM Tirta Jati, Kabupaten Cirebon.

Berdasarkan analisis data yang mendalam, riset ini menemukan beberapa poin temuan utama sebagai berikut:

  • Kompetensi kerja terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap peningkatan kinerja pegawai.
  • Disiplin kerja tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai di lapangan.
  • Kompetensi kerja dan disiplin kerja sama-sama memberikan dorongan positif yang signifikan terhadap pembentukan motivasi kerja pegawai.
  • Motivasi kerja tidak terbukti memberikan pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja pegawai.
  • Motivasi kerja tidak berfungsi sebagai variabel perantara atau mediasi antara kompetensi maupun disiplin kerja terhadap kinerja pegawai.

Temuan ini memberikan implikasi penting bagi dunia usaha dan manajemen instansi pelayanan publik bahwa peningkatan keahlian dan kapasitas teknis (kompetensi) harus diprioritaskan secara nyata untuk mendongkrak produktivitas kerja. Menurut Sari Atiana dan Endang Mulyani dari Yogyakarta State University, organisasi perlu mengevaluasi kembali bentuk motivasi dan penegakan disiplin yang diterapkan agar benar-benar mampu menghasilkan dampak kinerja yang optimal alih-alih sekadar formalitas administratif.

Profil Penulis

  • Sari Atiana, M.M. (Penulis Utama) – Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Yogyakarta State University. Bidang keahlian: Manajemen Sumber Daya Manusia.
  • Endang Mulyani, M.Si. (Penulis Pendamping) – Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Yogyakarta State University. Bidang keahlian: Manajemen dan Pendidikan Ekonomi.

Sumber Penelitian

  • Judul Artikel: The Effect of Work Competence and Work Discipline on Employee Performance with Work Motivation as a Mediating Variable (Study on PDAM Tirta Jati, Cirebon Regency)
  • Nama Jurnal: International Journal of Asian Business and Applied Economics (IJBAE)
  • Tahun Publikasi: 2026
  • DOI: https://doi.org/10.55927/ijbae.v5i4.54

Posting Komentar

0 Komentar