Faktor Psikologis dan Persepsi Risiko Pengaruhi Keputusan Investasi Generasi Z di Tangerang

Ilustrasi by AI

Keputusan investasi di kalangan investor Generasi Z di Tangerang dipengaruhi oleh bias perilaku serta persepsi risiko yang dimediasi oleh penilaian subjektif terhadap instrumen pasar modal. Penelitian yang dilakukan oleh Jessica Vonnie Lie dan Ika Pratiwi Simbolon dari Program Studi Manajemen Universitas Bunda Mulia pada Juli 2026 ini melibatkan 386 responden investor muda berusia 17 hingga 29 tahun. Hasil riset ini menjadi krusial untuk memahami pola pikir investor pemula di tengah maraknya adopsi teknologi finansial dan paparan informasi digital.

Ketidakpastian ekonomi global serta kemudahan akses digital telah mendorong peningkatan jumlah investor muda secara drastis dalam beberapa tahun terakhir. Kendati demikian, karakteristik generasi digital native yang mengandalkan media sosial membuat mereka rentan terhadap tren spekulatif, fenomena ikut-ikutan (herding behavior), serta bias kognitif dalam mengelola portofolio. Tanpa pemahaman keuangan yang matang, keputusan finansial sering kali menyimpang dari rasionalitas ekonomi tradisional.

Untuk mengkaji fenomena tersebut, penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain survei penampang lintang (cross-sectional). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert lima poin, yang kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbasis perangkat lunak SmartPLS 4.

Berdasarkan analisis data dari 386 responden yang didominasi oleh mahasiswa berusia 21-24 tahun, ditemukan beberapa temuan utama sebagai berikut:

  • Sebanyak 74,5% variasi pada persepsi risiko dijelaskan oleh pengaruh disposition effect, herding behavior, dan preferensi saham blue-chip.
  • Sebanyak 70,6% variasi pada keputusan investasi dapat dijelaskan oleh variabel-variabel penjelas dalam model penelitian ini.
  • Disposition effect, herding behavior, dan preferensi saham blue-chip terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap persepsi risiko maupun keputusan investasi.
  • Persepsi risiko terbukti secara signifikan memengaruhi keputusan investasi serta bertindak sebagai mediator parsial dalam hubungan antara bias perilaku dan keputusan investasi.

Temuan ini menegaskan bahwa perilaku finansial investor muda tidak ditentukan semata-mata oleh perhitungan rasional mengenai imbal hasil dan risiko, melainkan turut dibentuk oleh faktor psikologis. Oleh karena itu, para pelaku pasar dan lembaga terkait didorong untuk memperkuat literasi keuangan agar generasi muda mampu mengevaluasi informasi pasar secara objektif.

Profil Penulis

  • Jessica Vonnie Lie – Mahasiswa Program Studi Manajemen, Universitas Bunda Mulia, Indonesia.
  • Ika Pratiwi Simbolon, S.E., M.M. – Dosen dan peneliti di Program Studi Manajemen, Universitas Bunda Mulia, Indonesia, dengan keahlian di bidang manajemen keuangan dan pasar modal.

Sumber Penelitian:

  • Judul Artikel: The Influence of Behavioral Biases on Investment Decisions Among Generation Z Investors in Tangerang: The Mediating Role of Risk Perception
  • Nama Jurnal: International Journal of Management Analytics (IJMA)
  • Tahun Publikasi: 2026
  • DOI: https://doi.org/10.59890/ijma.v4i3.25

Posting Komentar

0 Komentar