Penelitian ini penting karena kepuasan kerja guru tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan dalam bekerja, tetapi juga dapat mendukung efektivitas kegiatan belajar mengajar dan pencapaian tujuan sekolah. Artikel tersebut mencatat bahwa guru yang memiliki kepuasan kerja tinggi cenderung lebih produktif dan termotivasi, sementara ketidakpuasan dapat berkaitan dengan menurunnya motivasi, kelelahan, serta meningkatnya ketidakhadiran.
Ketidakseimbangan Beban Kerja Jadi Perhatian
Latar belakang penelitian berangkat dari kondisi guru PPPK di sekolah yang diteliti. Sekolah telah menjalankan berbagai kegiatan untuk membangun budaya organisasi, seperti upacara, kegiatan literasi, olahraga, pembinaan wali kelas, dan salat Dhuha berjemaah. Namun, partisipasi sebagian guru PPPK dalam kegiatan tersebut masih belum konsisten.
Melibatkan 35 Guru PPPK
Hasil pengujian menunjukkan bahwa instrumen penelitian dinilai valid dan reliabel. Nilai Cronbach's Alpha untuk budaya organisasi mencapai 0,902, beban kerja 0,614, dan kepuasan kerja 0,752.
Budaya Organisasi Tergolong Kuat
Dari sisi budaya organisasi, guru PPPK memberikan skor rata-rata 3,64, yang dikategorikan kuat. Aspek yang memperoleh skor tertinggi adalah orientasi pada hasil dengan nilai 3,93. Sementara itu, orientasi pada manusia memperoleh skor terendah, yaitu 3,40, meskipun masih berada dalam kategori baik.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa nilai kerja, kerja sama, disiplin, dan komitmen terhadap tujuan sekolah telah relatif tertanam. Namun, peneliti menilai aspek yang lebih berorientasi pada manusia masih perlu diperkuat, terutama melalui komunikasi, keterbukaan, dan hubungan kerja yang saling menghargai.
Untuk beban kerja, skor rata-rata mencapai 3,06 dan berada dalam kategori cukup. Beban waktu memperoleh skor tertinggi, yaitu 3,22, sedangkan beban mental menjadi aspek terendah dengan skor 2,94.
Sementara itu, tingkat kepuasan kerja guru PPPK memperoleh skor rata-rata 3,48, yang termasuk kategori puas. Aspek turnover memiliki skor tertinggi, yakni 3,68, sedangkan aspek tingkat pekerjaan memperoleh skor terendah sebesar 3,32.
Budaya dan Beban Kerja Sama-Sama Berpengaruh
Analisis statistik menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja guru. Nilai statistik t sebesar 5,748, lebih tinggi dibandingkan nilai pembanding 1,69389, dengan nilai signifikansi 0,043. Artinya, semakin baik penerapan budaya organisasi, semakin tinggi kepuasan kerja guru dalam data penelitian tersebut.
Beban kerja juga menunjukkan pengaruh positif dengan nilai t sebesar 2,190 dan nilai signifikansi 0,000. Peneliti mengartikan temuan ini sebagai indikasi bahwa beban kerja yang dikelola secara proporsional sesuai kemampuan, kompetensi, dan tanggung jawab guru dapat mendukung kepuasan kerja.
Ketika kedua faktor dianalisis secara bersamaan, nilai F mencapai 33,269, lebih tinggi daripada nilai pembanding 3,295, dengan signifikansi 0,000. Dengan demikian, budaya organisasi dan beban kerja secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan kerja guru PPPK.
Model penelitian menghasilkan nilai R Square 0,675. Secara sederhana, angka ini berarti budaya organisasi dan beban kerja dalam model tersebut berkaitan dengan 67,5 persen variasi kepuasan kerja, sedangkan 32,5 persen sisanya berkaitan dengan faktor lain yang tidak diteliti.
Implikasi bagi Pengelolaan Guru
Bagi sekolah, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya membangun lingkungan kerja yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian target, tetapi juga memperhatikan hubungan antarguru. Peneliti merekomendasikan penguatan komunikasi, keterbukaan, rasa saling menghargai, serta mempertahankan budaya kerja sama yang sudah berjalan baik.
Sekolah juga disarankan mengatur pembagian tugas secara lebih proporsional. Tugas tambahan perlu disesuaikan dengan kemampuan dan tanggung jawab masing-masing guru agar beban kerja tidak menimbulkan ketimpangan atau kelelahan. Pelatihan, pengembangan kompetensi, penghargaan atas kinerja, serta pelibatan guru dalam pengambilan keputusan juga dinilai dapat membantu meningkatkan kepuasan kerja.
Profil Penulis
Viola Diya Nabiilah — penulis utama penelitian, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Achmad Yani.
Khaerul Rizal Abdurahman — penulis kedua, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Achmad Yani.
Artikel sumber tidak mencantumkan gelar akademik maupun bidang keahlian spesifik kedua penulis, sehingga informasi tersebut tidak dapat ditambahkan secara faktual.
Sumber Penelitian
Nabiilah, Viola Diya & Abdurahman, Khaerul Rizal. “The Influence of Organizational Culture and Workload on PPPK Teacher Job Satisfaction at XYZ School.” Formosa Journal of Multidisciplinary Research, Vol. 5 No. 8, 2026, hlm. 2417–2432.
DOI: 10.55927/fjmr.v5i8.125.
0 Komentar