Konteks dan Urgensi Perlindungan Siber
Serangan phishing terus menjadi salah satu ancaman kejahatan siber paling dominan di tingkat global, yang mengincar informasi sensitif seperti kredensial akun dan data keuangan pengguna
Metodologi dan Desain Penelitian
Farah Yulianti dan Jessica Forenziana menguji tiga kategori metode seleksi fitur yaitu filter-based (Chi-square dan Information Gain), wrapper-based (Recursive Feature Elimination), serta embedded-based (LASSO dan Random Forest Importance) pada PhiUSIIL Phishing URL Dataset
Temuan Kunci Penelitian
Evaluasi eksperimental menghasilkan beberapa temuan penting terkait performa komputasi dan akurasi
- Efisiensi Seleksi Fitur: Metode embedded LASSO pada jumlah fitur terkecil ($k=5$) berhasil mencatatkan nilai performa F1-score sebesar 0,9975
. Angka ini setara secara operasional dengan skor model basis 20 fitur (0,9965) . - Pengurangan Waktu Latensi: Dengan mengeliminasi 75 persen fitur yang tidak krusial, waktu prediksi algoritma Random Forest turun drastis dari 542,1 milidetik menjadi 288.8 milidetik, yang berarti terjadi efisiensi waktu sebesar 46,7 persen
. - Kelemahan Metode Filter: Metode penapisan berbasis statistik seperti Chi-square menunjukkan penurunan performa paling signifikan pada jumlah 5 fitur (F1-score 0,9879) karena gagal menangkap interaksi non-linear antar variabel data
. - Variabel Penentu Serangan: Analisis transparansi model menggunakan SHAP (SHapley Additive exPlanations) mengonfirmasi bahwa indikator keberadaan sertifikat HTTPS (
IsHTTPS), jumlah karakter khusus (NoOfOtherSpecialCharsInURL), dan rasio huruf (LetterRatioInURL) merupakan penanda paling dominan dalam membedakan situs penipuan dari situs asli .
Temuan dari Universitas President ini memberikan kontribusi nyata bagi para pengembang perangkat lunak keamanan siber dan praktisi teknologi informasi
Profil Penulis
Farah Yulianti, M.Sc. adalah peneliti dan dosen di bidang ilmu komputer dan machine learning di Universitas President, dengan fokus keahlian pada rekayasa fitur, pengenalan pola, dan aplikasi keamanan siber
Jessica Forenziana, S.Kom. adalah peneliti bidang teknologi informasi di Universitas President yang berfokus pada optimasi algoritma machine learning, efisiensi komputasi, dan sains data
Sumber Penelitia
Farah Yulianti, Jessica Forenziana. A Comparative Analysis of Feature Selection Methods for Machine Learning-Based Phishing URL Detection. Formosa Journal of Computer and Information Science (FJCIS).Vol. 5, No. 2, hlm. 243-258
DOI :

0 Komentar