Sebuah riset kolaboratif yang dipublikasikan pada tahun 2026 berhasil menemukan solusi inovatif untuk mengatasi lonjakan harga pakan unggas dengan memanfaatkan limbah pertanian
Tantangan Biaya Pakan dan Potensi Limbah Kulit Pisang
Industri peternakan unggas secara global saat ini menghadapi tantangan berat berupa penurunan profitabilitas akibat tingginya harga bahan baku pakan konvensional seperti jagung
Kulit pisang mentah muncul sebagai kandidat potensial karena kaya akan energi metabolis ($3136 \text{ kcal/kg}$), serta mengandung 11% protein kasar, 66% karbohidrat, dan sejumlah mineral penting
Meski potensial, pemanfaatan kulit pisang untuk hewan monogastrik (berlambung tunggal) seperti ayam terbatas karena kadar seratnya yang tinggi serta adanya zat anti-nutrisi seperti tannin, saponin, dan fitat
Metodologi Penelitian Sederhana
Eksperimen ini berlokasi di Unit Broiler Laboratorium Peternakan Ladoke Akintola University of Technology (LAUTECH), Nigeria
- Metode SUPPF: Kulit pisang langsung dikeringkan di bawah sinar matahari hingga renyah lalu digiling halus
. - Metode BUPPF: Kulit pisang direbus pada suhu 100°C selama 40 menit terlebih dahulu, baru kemudian dikeringkan dan digiling
.
Sebanyak 196 ekor ayam broiler strain Cobb-500 berumur dua minggu dibagi secara acak ke dalam 7 kelompok perlakuan diet selama 4 minggu masa penggemukan (finisher phase)
Temuan Utama: Natuzyme® Dongkrak Performa Ayam
Analisis data statistik pada akhir masa penelitian menunjukkan beberapa poin temuan penting
- Bobot Akhir Setara Pakan Konvensional: Ayam broiler yang diberi pakan alternatif 10% SUPPF (dikeringkan matahari) dengan tambahan Natuzyme® mencapai rata-rata bobot akhir sebesar 1886,91 gram per ekor
. Angka ini sangat bersaing dan secara statistik setara dengan kelompok ayam yang mengonsumsi pakan kontrol berbahan jagung murni (1942,75 gram per ekor) . - Efek Negatif Perebusan: Kelompok ayam yang diberi pakan kulit pisang rebus (BUPPF) yang ditambah Natuzyme® justru menghasilkan bobot terendah, yaitu hanya 1692,86 gram per ekor
. Hal ini diduga terjadi karena proses perebusan melarutkan sebagian nutrisi penting dan protein esensial pada kulit pisang sebelum dikonsumsi . - Peningkatan Konsumsi Pakan: Ayam pada kelompok SUPPF dengan Natuzyme® menunjukkan tingkat konsumsi harian yang tinggi ($140,85 \text{ g/ekor/hari}$)
. Hal ini dipicu oleh tingginya kandungan Vitamin C pada kulit pisang mentah yang meningkatkan palatabilitas (rasa lezat dan kedekatan aroma) sehingga pakan lebih disukai ayam . - Perbaikan Struktur Usus Halus: Pengamatan mikroskopis pada area usus halus (jejunum) menunjukkan bahwa ayam yang diberi pakan SUPPF plus Natuzyme® memiliki ukuran lebar villi (jonjot usus) terluas mencapai 210 µm
. Semakin lebar struktur villi usus, semakin luas pula area penyerapan nutrisi makanan yang terjadi di dalam tubuh ayam .
"Penambahan multi-enzim Natuzyme® pada formulasi kulit pisang yang dikeringkan matahari terbukti mampu memecah polisakarida non-pati dan menetralkan efek buruk zat anti-nutrisi, sehingga melindungi lapisan mukosa usus ayam dan mengoptimalkan penyerapan makanan," urai Dr. M.E. Togun dalam laporan akademiknya
.
Implikasi bagi Peternak dan Lingkungan
Penelitian ini membawa angin segar bagi dunia usaha peternakan dan keberlanjutan lingkungan
Di sisi ekologis, strategi daur ulang ini mendukung konsep pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture) dengan mengurangi volume sampah organik di pasar dan kawasan industri makanan yang kerap memicu pencemaran lingkungan
Profil Singkat Penulis
- Dr. M.E. Togun – Pakar di bidang Ilmu Produksi Ternak dari Department of Animal Science, University of Abuja, Nigeria. Fokus keahliannya meliputi nutrisi unggas dan manajemen pemeliharaan ternak komersial
. - Prof. S.G. Ademola – Peneliti senior dari Department of Animal Nutrition and Biotechnology, Ladoke Akintola University of Technology (LAUTECH), Ogbomoso, Nigeria. Ahli dalam rekayasa bioteknologi pakan ternak
. - Dr. M.D. Shittu – Akademisi dari Department of Animal Production and Health, LAUTECH, Nigeria, yang berfokus pada kesehatan saluran pencernaan dan anatomi organ dalam unggas
. - Dr. J.O. Alagbe – Peneliti bidang Biokimia Nutrisi Hewan dari Sumitra Research Institute, Gujarat, India, dengan spesialisasi pemanfaatan tanaman herbal dan enzim pada ternak
.
Sumber Penelitian
- Judul Artikel Jurnal: Performance and Jejunal Morphometry of Broiler Chickens Fed Processed Unripe Plantain (Musa Paradisiaca Cv. 'Cadava') Peel Flour Diets Supplemented With Multi-Enzyme
- Nama Jurnal: International Journal of Global Sustainable Research (IJGSR), Vol. 4, No. 5, 2026: 533-546
- DOI / URL Resmi:
https://doi.org/10.59890/ijgsr.v4i5.227 - URL Resmi :https://slamultitechpublisher.my.id/index.php/ijgsr
0 Komentar