Gambar Ilustrasi AI
FORMOSA NEWS - Kudus - Kunci Sukses Skincare the Originote: Perpaduan Brand
Equity dan Pengalaman Konsumen yang Memikat. Penelitian yang dilakukan oleh Dina
Lusianti, Ira Wakhidatin, dan Iwan Suroso dari Universitas Muria Kudus dalam artikel penelitian yang dipublikasikan pada Asian Journal of Management Analytics (AJMA) edisi Vol. 5 No. 2 Tahun 2026 menyoroti bahwa kesuksesan
promosi merek ini berakar kuat pada citra merek yang positif dan pengalaman
pelanggan yang memuaskan.
Penelitian yang dilakukan oleh Dina Lusianti, Ira Wakhidatin, dan Iwan Suroso dari Universitas Muria Kudus menyoroti bahwa bagaimana mengonversi pesan promosi menjadi keputusan pembelian nyata di masyarakat.
Mengapa Strategi Promosi Menjadi Krusial?
Pasar skincare saat ini tidak lagi hanya sekadar menjual produk, melainkan menjual gaya hidup dan kepercayaan. The Originote, yang mulai dikenal luas sejak tahun 2022, menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemimpin pasar di Indonesia. Meskipun menduduki peringkat ketiga dalam pangsa pasar pelembap (moisturizer) pada Februari 2024, efektivitas promosi tetap menjadi tanda tanya besar di tengah dinamika media sosial. Penulis mengidentifikasi bahwa perusahaan tidak bisa lagi hanya mengandalkan potongan harga atau iklan kreatif. Diperlukan pemahaman mendalam tentang empat pilar utama: citra merek (brand image), kualitas merek (brand quality), pengalaman pelanggan (customer experience), dan nilai pelanggan (customer value).
Metodologi: Suara Konsumen di Kudus
Untuk mendapatkan hasil yang akurat dan dapat digeneralisasi, tim peneliti dari Universitas Muria Kudus melakukan pengumpulan data primer melalui kuesioner kepada 150 responden di Kabupaten Kudus. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mereka yang berusia di atas 18 tahun dan pernah melihat atau menerima promosi produk The Originote melalui media sosial, e-commerce, maupun toko fisik. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS versi 26 untuk menguji sejauh mana variabel-variabel tersebut berpengaruh terhadap keberhasilan promosi penjualan.
Temuan Utama: Empat Faktor Penentu Keberhasilan
Hasil penelitian menunjukkan angka yang signifikan: kombinasi dari citra merek, kualitas, pengalaman, dan nilai yang dirasakan konsumen berkontribusi sebesar 79,6% terhadap kesuksesan promosi penjualan. Berikut adalah rincian temuan tersebut:
Penelitian yang dilakukan oleh Dina Lusianti, Ira Wakhidatin, dan Iwan Suroso dari Universitas Muria Kudus menyoroti bahwa bagaimana mengonversi pesan promosi menjadi keputusan pembelian nyata di masyarakat.
Mengapa Strategi Promosi Menjadi Krusial?
Pasar skincare saat ini tidak lagi hanya sekadar menjual produk, melainkan menjual gaya hidup dan kepercayaan. The Originote, yang mulai dikenal luas sejak tahun 2022, menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemimpin pasar di Indonesia. Meskipun menduduki peringkat ketiga dalam pangsa pasar pelembap (moisturizer) pada Februari 2024, efektivitas promosi tetap menjadi tanda tanya besar di tengah dinamika media sosial. Penulis mengidentifikasi bahwa perusahaan tidak bisa lagi hanya mengandalkan potongan harga atau iklan kreatif. Diperlukan pemahaman mendalam tentang empat pilar utama: citra merek (brand image), kualitas merek (brand quality), pengalaman pelanggan (customer experience), dan nilai pelanggan (customer value).
Metodologi: Suara Konsumen di Kudus
Untuk mendapatkan hasil yang akurat dan dapat digeneralisasi, tim peneliti dari Universitas Muria Kudus melakukan pengumpulan data primer melalui kuesioner kepada 150 responden di Kabupaten Kudus. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mereka yang berusia di atas 18 tahun dan pernah melihat atau menerima promosi produk The Originote melalui media sosial, e-commerce, maupun toko fisik. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS versi 26 untuk menguji sejauh mana variabel-variabel tersebut berpengaruh terhadap keberhasilan promosi penjualan.
Temuan Utama: Empat Faktor Penentu Keberhasilan
Hasil penelitian menunjukkan angka yang signifikan: kombinasi dari citra merek, kualitas, pengalaman, dan nilai yang dirasakan konsumen berkontribusi sebesar 79,6% terhadap kesuksesan promosi penjualan. Berikut adalah rincian temuan tersebut:
- Citra Merek yang Kuat (Brand Image): Citra positif menciptakan kepercayaan instan. Ketika sebuah merek memiliki reputasi dan daya tarik visual yang baik, pesan promosi akan lebih mudah diterima oleh calon pembeli.
- Kualitas Produk yang Konsisten (Brand Quality): Kualitas adalah fondasi kredibilitas. Konsumen cenderung merespons promosi secara positif jika mereka yakin bahwa produk tersebut aman, nyaman, dan bekerja sesuai fungsinya.
- Lingkungan Belanja yang Menyenangkan (Customer Experience): Menariknya, indikator tertinggi dalam pengalaman pelanggan adalah lingkungan belanja. Suasana toko yang bersih, tata letak yang rapi, dan pelayanan yang ramah membuat konsumen lebih terbuka terhadap tawaran promosi.
- Nilai Emosional (Customer Value): Konsumen tidak hanya melihat harga, tetapi juga manfaat emosional. Perasaan bangga dan puas saat menggunakan produk menciptakan ikatan yang membuat promosi jauh lebih efektif dibandingkan sekadar fungsi produk semata.
Dampak bagi Industri dan Masyarakat
Penelitian ini menegaskan bahwa strategi promosi yang sukses tidak berdiri sendiri. Bagi pelaku usaha, integrasi antara kualitas produk dan penciptaan pengalaman belanja yang tak terlupakan adalah kunci untuk memenangkan persaingan di industri skincare yang semakin padat. Penulis menekankan bahwa semakin baik persepsi konsumen terhadap nilai dan kualitas suatu merek, maka semakin tinggi pula tingkat keberhasilan promosi yang dijalankan. Hal ini berdampak langsung pada efisiensi biaya pemasaran bagi perusahaan dan memberikan kepastian kualitas bagi masyarakat selaku konsumen.
Profil Penulis
Dina Lusianti, S.E., M.Si. merupakan dosen dan peneliti di Universitas Muria Kudus. Fokus penelitiannya banyak mengeksplorasi dinamika strategi merek dan efektivitas promosi di pasar lokal Indonesia.
Ira Wakhidatin dan Iwan Suroso merupakan dosen dan peneliti di Universitas Muria Kudus, untuk memberikan wawasan mendalam mengenai industri kecantikan.
Sumber Penelitian
Dina Lusianti, Ira Wakhidatin, Iwan Suroso. The Strategic Role of Brand Equity and Customer Experience in Driving Promotional Success. Asian Journal of Management Analytics (AJMA) Volume & Tahun: Vol. 5, No. 2, 2026 Hal: 309-322
DOI: https://doi.org/10.55927/ajma.v5i2.16456
URL: https://journal.formosapublisher.org/index.php/ajma
Penelitian ini menegaskan bahwa strategi promosi yang sukses tidak berdiri sendiri. Bagi pelaku usaha, integrasi antara kualitas produk dan penciptaan pengalaman belanja yang tak terlupakan adalah kunci untuk memenangkan persaingan di industri skincare yang semakin padat. Penulis menekankan bahwa semakin baik persepsi konsumen terhadap nilai dan kualitas suatu merek, maka semakin tinggi pula tingkat keberhasilan promosi yang dijalankan. Hal ini berdampak langsung pada efisiensi biaya pemasaran bagi perusahaan dan memberikan kepastian kualitas bagi masyarakat selaku konsumen.
Profil Penulis
Dina Lusianti, S.E., M.Si. merupakan dosen dan peneliti di Universitas Muria Kudus. Fokus penelitiannya banyak mengeksplorasi dinamika strategi merek dan efektivitas promosi di pasar lokal Indonesia.
Ira Wakhidatin dan Iwan Suroso merupakan dosen dan peneliti di Universitas Muria Kudus, untuk memberikan wawasan mendalam mengenai industri kecantikan.
Sumber Penelitian
Dina Lusianti, Ira Wakhidatin, Iwan Suroso. The Strategic Role of Brand Equity and Customer Experience in Driving Promotional Success. Asian Journal of Management Analytics (AJMA) Volume & Tahun: Vol. 5, No. 2, 2026 Hal: 309-322
DOI: https://doi.org/10.55927/ajma.v5i2.16456
URL: https://journal.formosapublisher.org/index.php/ajma

0 Komentar