Penelitian yang dilakukan oleh Andi Agung Prabowo, Suryanto, dan Dyan Evita dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menyoroti bahwa rasa aman dan keterikatan kerja (work engagement) seorang karyawan sangat dipengaruhi oleh bagaimana pola interaksi dan dukungan yang diberikan oleh supervisor atau atasan langsung mereka di tempat kerja
Dilema Regulasi Baru dan Dampak Psikologis Pegawai
Latar belakang penelitian ini berakar dari masa transisi regulasi yang cukup masif di Indonesia, khususnya perpindahan dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 ke Undang-Undang Nomor 20 Year 2023
Menyisir Fakta Lewat Metode Survei Digital
Untuk memetakan kondisi riil di lapangan, Andi Agung Prabowo dan koleganya menggunakan desain survei kuantitatif korelasional
Lima Temuan Utama Riset: Atasan Sebagai Penyelamat Motivasi
Melalui analisis statistik yang mendalam, studi ini merangkum beberapa temuan kunci terkait dinamika psikologis pekerja non-ASN:
- Ketidakpastian Kerja Merusak Kepuasan: Tingginya persepsi ketidakpastian kerja secara langsung menurunkan tingkat kepuasan kerja para pegawai kontrak
. - Keterikatan Kerja Dorong Kepuasan: Semangat dan keterikatan emosional yang tinggi terhadap pekerjaan terbukti memberikan dampak positif yang signifikan pada kepuasan kerja
. - Kepuasan Kerja Jadi Jembatan: Kepuasan kerja terbukti bertindak sebagai mediator parsial yang menghubungkan rasa tidak aman dalam bekerja dengan komitmen profesional pegawai
. Artinya, kecemasan tidak langsung merusak kinerja jika kepuasan kerja pegawai bisa dijaga melalui aspek lain . - Peran Sentral Kepuasan Supervisi: Dari seluruh dimensi kepuasan kerja yang diuji (gaji, promosi, rekan kerja, dan tugas), hanya kepuasan terhadap pengawasan/supervisi (satisfaction with supervision) yang konsisten menjadi penentu utama
. - Mediasi Penuh pada Aspek Kerja: Peran aktif dan dukungan emosional dari atasan langsung mampu memediasi secara penuh (full mediation) dampak buruk dari ancaman hilangnya fasilitas kerja terhadap tiga pilar keterikatan kerja, yaitu energi hidup (vigor), dedikasi, dan konsentrasi (absorption)
.
Secara praktis, studi ini memberikan rekomendasi kuat bagi jajaran pengambil kebijakan di Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun instansi publik lainnya
Profil Peneliti
Andi Agung Prabowo – Peneliti utama dan narahubung korespondensi dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Berfokus pada bidang Psikologi Industri dan Organisasi, serta pengelolaan sumber daya manusia di sektor publik
Suryanto – Anggota tim peneliti Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, ahli dalam pengembangan metodologi riset perilaku organisasi dan psikologi sosial
Dyan Evita Santi – Anggota tim peneliti Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, memiliki kepakaran dalam analisis kesehatan mental kerja, kepuasan karyawan, dan dinamika kelompok di lingkungan institusi
Sumber Penelitian
Andi Agung Prabowo, Suryanto, Dyan Evita Santi (2026), The Relationship Between Job Insecurity and Work Engagement, with Job Satisfaction as a Mediator, Among Non-Permanent Employees, Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) (2026), Vol. 5, No. 4 2026: 1073-1086
DOI:

0 Komentar