Penelitian yang dilakukan oleh Dwi Ratna Sari Handayani, dari Universitas Binawan, RM Alfian dari Nalanda Institute, Anindini Winda Amalia dari Institut Kesehatan Bhakti Wiyata, dan Imam Waluyo dari Indonesia Manual Manipulative Association menyoroti bahwa luka diabetes sulit sembuh karena adanya peradangan kronis, gangguan sirkulasi darah, dan lemahnya sistem imun tubuh.
Tantangan Luka Diabetes dan Potensi Herbal Lokal
Luka pada penyandang diabetes melitus sangat sulit disembuhkan dibandingkan orang sehat
Metodologi Evaluasi Ilmiah
Untuk membuktikan efektivitas kombinasi ini, Dwi Ratna Sari Handayani bersama timnya melakukan studi penelaahan literatur yang komprehensif dan sistematis
Temuan Utama: Sinergi Tiga Jalur Penyembuhan
Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi antara nutrisi dedak padi dan aktivitas fisik Tai Chi menciptakan lingkungan biologis yang sangat ideal untuk mempercepat penutupan luka melalui tiga jalur utama
- Jalur Mekanistik (Melawan Stres Oksidatif). Hiperglikemia pada diabetes memicu lonjakan Reactive Oxygen Species (ROS) yang menghambat regenerasi sel
. Kandungan antioksidan dalam dedak padi bekerja menetralkan ROS tersebut dan melindungi sel dari kerusakan lebih lanjut . Dedak padi juga merangsang enzim antioksidan alami tubuh seperti superoxide dismutase (SOD) dan katalase (CAT) . Di sisi lain, latihan fisik secara teratur ikut memperkuat benteng pertahanan tubuh dengan meningkatkan kadar SOD endogen . - Jalur Fisiologis (Memperbaiki Sirkulasi dan Jaringan). Dedak padi memicu peningkatan Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) yang bertanggung jawab dalam pembentukan pembuluh darah baru (angiogenesis)
. Pembuluh darah baru ini sangat krusial untuk mengalirkan oksigen ke area luka . Manfaat ini disempurnakan oleh senam Tai Chi; gerakan lambat, teratur, dan pernapasan dalam pada Tai Chi meningkatkan mikrosirkulasi perifer dan kepadatan kapiler darah . Selain itu, kombinasi ini terbukti meningkatkan deposisi kolagen, sehingga jaringan kulit yang baru terbentuk menjadi lebih kuat dan elastis . - Jalur Imunologis (Mengontrol Peradangan). Pada penderita diabetes, fase peradangan sering kali macet dan berkepanjangan
. Dedak padi membantu menekan sitokin pro-inflamasi (seperti TNF-$\alpha$ dan IL-6) sekaligus menaikkan sitokin anti-inflamasi (IL-10) . Hebatnya, aktivitas fisik seperti Tai Chi mendorong terjadinya macrophage polarization, yaitu perubahan sifat sel imun makrofag dari tipe M1 (pemicu radangan) menjadi tipe M2 (pemicu perbaikan jaringan) .
Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Kebijakan Publik
Penelitian ini membawa dampak besar bagi sistem perawatan kesehatan mandiri di masyarakat
Profil Penulis
Dwi Ratna Sari Handayani – Peneliti utama dan dosen di Universitas Binawan
RM Alfian – Akademisi dan peneliti di Nalanda Institute
Anindini Winda Amalia – Peneliti dari Institut Kesehatan Bhakti Wiyata
Imam Waluyo – Praktisi dan pakar dari Indonesia Manual Manipulative Association
Sumber Penelitian
Dwi Ratna Sari Handayani, RM Alfian, Anindini Winda Amalia, Imam Waluyo (2026). Synergistic Effects of Rice Bran Supplementation and Exercises including Tai Chi on Diabetic Wound Healing: Mechanistic, Physiologic, and Immunologic Insights. Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) 2026, Vol. 5, No. 4, Hal. 1045-1056
DOI:

0 Komentar