Penelitian yang dilakukan oleh chtiara Khaira dan Sri Marti Pramudena ini menganalisis pengaruh digitalisasi keuangan dan kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan, dengan green finance sebagai variabel mediasi, pada perusahaan startup fintech yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024.
Digitalisasi
Belum Tentu Meningkatkan Valuasi
Di
tengah pesatnya perkembangan teknologi finansial, banyak perusahaan
berlomba-lomba mengadopsi inovasi digital. Namun, hasil penelitian menunjukkan
bahwa digitalisasi keuangan tidak berpengaruh langsung terhadap nilai
perusahaan.
Temuan ini mengindikasikan bahwa adopsi teknologi saja belum cukup untuk meningkatkan persepsi pasar. Investor ternyata lebih mempertimbangkan faktor tata kelola dan struktur kepemilikan perusahaan.
Peran
Penting Kepemilikan Institusional
Penelitian
menemukan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh signifikan terhadap nilai
perusahaan. Kehadiran investor institusi dinilai mampu meningkatkan pengawasan,
transparansi, serta kredibilitas perusahaan di mata pasar.
Artinya, semakin besar proporsi kepemilikan oleh institusi, semakin tinggi tingkat kepercayaan investor terhadap prospek perusahaan.
Green
Finance Belum Menjadi Mediator Kuat
Meskipun
digitalisasi keuangan berpengaruh positif terhadap penerapan green finance,
variabel ini belum mampu meningkatkan nilai perusahaan secara signifikan dan
tidak berhasil memediasi hubungan antara digitalisasi maupun kepemilikan
institusional terhadap nilai perusahaan.
Hal ini menunjukkan bahwa implementasi green finance masih perlu diperkuat agar memberikan dampak nyata terhadap valuasi pasar.
Implikasi
Strategis
Penelitian
ini memberikan pesan penting bagi perusahaan fintech di Indonesia:
- Inovasi digital perlu diimbangi dengan
tata kelola yang kuat.
- Peran investor institusional sangat
strategis dalam meningkatkan nilai perusahaan.
- Strategi keberlanjutan harus
diintegrasikan secara substantif, bukan sekadar formalitas.
Studi ini menjadi kontribusi penting dalam literatur mengenai digital finance, corporate governance, dan sustainability di pasar berkembang.
Profil
Penulis
Ichtiara
Khaira
Sri Marti Pramudena
Universitas Mercu Buana
Sumber
Penelitian
Khaira,
I., & Pramudena, S. M. (2026).
Artikel ilmiah dipublikasikan dalam Asian Journal of Applied Business and
Management (AJABM),
Volume 5, Nomor 1, Februari 2026. DOI: https://doi.org/10.55927/ajabm.v5i1.13
0 Komentar